Peringati Hari Guru, Sekolah Islam Al Iman Bojonggede Bogor Gelar Seminar Pendidikan

- Rabu, 30 November 2022 | 09:36 WIB
Sekolah Islam Al Iman Gelar Seminar Pendidikan dalam memperingati Hari Guru  (Sekolah Islam Al Iman)
Sekolah Islam Al Iman Gelar Seminar Pendidikan dalam memperingati Hari Guru (Sekolah Islam Al Iman)

Edisi.co.id- Dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional, Sekolah Islam Al-Iman, Bojonggede, Kabupaten Bogor mengelar Seminar Pendidikan, di Sekolah Al-Iman, Sabtu (26/11/2022).

Seminar yang mengangkat tema ”Menjadi Guru Sepenuh Hati, Wujudkan Pendidikan Humanis Menuju Indonesia Emas” itu dihadiri oleh para pakar dan praktisi pendidikan sebagai narasumber, diantaranya Prof. Awaludin Tjalla (Guru Besar UNJ), Dr. Deni Hadiana (Peneliti BRIN), Dr. Rahmat S Syehani (Direktur Nurul Fikri Learning Center), Dr. Mirdas Eka Yora (Ketua Yayasan Fajar Hidayah), Dr. Dadeng Wahyudi (Anggota DPRD Kabupaten Bogor), dan Irwan Kelana (Penulis dan Wartawan Senior), dan dipandu oleh Khairunnas, sebagai moderator.

Seminar yang dihadiri oleh seluruh jajaran pengurus Yayasan Perguruan Al-Iman dan para guru itu berlangsung dengan lancar. Pembina Yayasan Perguruan Al-Iman, H. Evi Afrizal Rusdi mengatakan kegiatan ini diselenggarakan atas kerjasama dengan berbagai pihak, diantaranya Indonesia Bermutu, Asosiasi Yayasan Pendidikan Islam Indonesia (AYPI), dan DPRD Kabupaten Bogor.

”Kegiatan ini kami selenggarakan untuk menumbuhkan optimisme pada para guru untuk menghadapi tantangan dunia pendidikan ke depan,” ujarnya. 

Irwan Kelana, sebagai pembicara pertama menyampaikan bahwa guru memiliki peran yang luar biasa sebagai sumber motivasi dan inspirasi bagi seorang siswa.

Dia berkisah tentang pengalamannya waktu di bangku SD dan SMP.

”Di SD guru saya Pak Sanusi pernah berkata suatu hari nanti kalian akan menaiki mobil, sedangkan bapak jalan kaki dan saya bangga dan saya akan sampaikan kepada orang-orang bahwa kalian adalah murid saya. Di SMP guru saya Pak Lubis yang mendorong saya hingga saya memiliki prestasi,” kenang Irwan pada dua gurunya yang masih membekas hingga sekarang.

Pembicara kedua, Rahmat S Syehani menyampaikan tantangan yang harus dihadapi oleh guru di masa depan.

Jika guru hanya fokus pada konten pelajaran, maka suatu saat guru mungkin akan digantikan oleh robot.

”Pertanyaannya adalah kemana kah peran guru jika semua dimensi hanya fokus penambah pengetahun saja. Seorang cendekiawan dari Thailand, yang meneliti karya Imam Ghazali mengatakan, bahwa kesuksesan pendidikan adalah ketika anak bisa membedakan mana yang baik dan mana yang buruk. Artinya jika peran guru hanya sekedar menyampaikan ilmu pengetahuan, maka tunggulah masanya kita akan habis dan tergerus oleh berbagai kemajuan teknologi dan zaman,” tuturnya.

Halaman:

Editor: Rohmat Rospari

Tags

Artikel Terkait

Terkini

IPeKB Jawa Barat Gelar Rakerda 2023

Kamis, 26 Januari 2023 | 21:49 WIB

Tak Mempan Bujuk Rayu Parpol Gaet Kaesang

Kamis, 26 Januari 2023 | 14:54 WIB

Dishub dan Satlantas Depok Tutup Lima U-Turn GDC

Rabu, 25 Januari 2023 | 20:20 WIB

BKD Depok Targetkan PBB-P2 Sebesar 385 Miliar

Rabu, 25 Januari 2023 | 20:16 WIB

Loksem JP 44 di Pegangsaan Selesai Direvitalisasi

Rabu, 25 Januari 2023 | 15:03 WIB
X