• Senin, 16 Mei 2022

Satgas Pangan dan Bea Cukai Gagalkan Ekspor Minyak Goreng ke Timor Leste

- Jumat, 13 Mei 2022 | 20:23 WIB
Satgas Pangan Kementerian Perdagangan dan Ditjen Bea Cukai Kementerian Keuangan berhasil menggagalkan ekspor ilegal minyak goreng ke Timor Leste, kamis, 12 Mei 2022.
Satgas Pangan Kementerian Perdagangan dan Ditjen Bea Cukai Kementerian Keuangan berhasil menggagalkan ekspor ilegal minyak goreng ke Timor Leste, kamis, 12 Mei 2022.

Edisi.co.id - Sedikitnya delapan kontainer dengan volume 8.000 liter minyak goreng berhasil disita di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. Pihak eksportir yang akan mengekspor minyak tersebut ke Timor Leste, tidak mencantumkan minyak goreng dalam dokumen Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB).

Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga yang juga menjabat sebagai Plt Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag, Veri Anggrijono, menegaskan keberhasilan ini berkat koordinasi dan sinergi antara Ditjen Bea Cukai Kementerian Keuangan dan Satgas Pangan, Kementerian Perdagangan, serta lembaga penegak hukum lainnya.

Kementerian Perdagangan bersama Satgas Pangan dan Ditjen Bea Cukai Kementerian Keuangan akan menindak tegas setiap pelanggaran terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan," ujar Veri dalam keterangan tertulis yang dikeluarkan Kamis, 12 Mei 2022.

Baca Juga: Kapal KM Dobonsolo Sandar di Tanjung Priok, Menandakan Selesainya Program Mudik Gratis

Kemendag juga terus berkomitmen untuk meningkatkan sinergi dan kerja sama antarlembaga dalam hal pengawasan dan penegakan hukum di bidang perdagangan. “Kami mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi sebesar-besarnya kepada Kepolisian RI, Kejaksaan, dan Ditjen Bea Cukai dalam melakukan penegakan hukum di bidang perdagangan. Kegiatan hari ini merupakan implementasi dari MoU antara Kementerian Perdagangan, Polri, dan Ditjen Bea Cukai dalam meningkatkan pengawasan dan penegakan hukum di bidang perdagangan,” pungkas Veri.

Berdasarkan Peraturan Menteri Perdagangan No. 22/2022, minyak goreng telah ditetapkan sebagai barang yang dilarang untuk diekspor terhitung sejak 28 April 2022. Pelanggaran atas ketentuan tersebut diancam sanksi sebagaimana diatur dalam Pasal 112 Ayat (1) jo Pasal 51 Ayat (1) Undang-undang No. 7/2014 tentang Perdagangan.

Baca Juga: Kenali 5 Jenis Penyakit Hepatitis dan Cara Cegahnya, Apa Saja

Direktur Tertib Niaga Kemendag, Sihard Hardjopan Pohan, menyatakan kontainer berisi minyak goreng yang diduga akan diekspor secara ilegal tersebut telah diamankan petugas. "Pelaku usaha yang melanggar ekspor minyak goreng bisa dikenakan sanksi pidana paling lama lima tahun dan/atau denda paling banyak Rp 5 miliar," imbuh Sihard. ***

Editor: Asri Al Jufri

Tags

Terkini

Menyiapkan Generasi Tangguh melalui Ruang Pintar

Jumat, 1 April 2022 | 23:53 WIB

Jadikan Koperasi Sebagai Solusi Pasca Pandemi

Sabtu, 26 Maret 2022 | 14:59 WIB
X