• Jumat, 1 Juli 2022

Kerjasama dengan RSAU M. Hassan Toto Atang Sanjaya, DP3AP2KB Kabupaten Bogor Kejar Target Akseptor MOW/MOP

- Kamis, 23 Juni 2022 | 09:05 WIB

Edisi.co.id- Dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-29, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Bogor melaksanakan pelayanan 1 juta akseptor. Kali ini pelayanan menyasar kelompok masyarakat yang ingin ikut KB Metode Operasi Wanita (MOW) dan Metode Operasi Pria (MOP).

Kegiatan berlangsung di RSAU M. Hassan Toto Lanud Atang Sanjaya, Kamis, 23 Juni 2022, Kemang, Bogor. "Pelayanan ini terlaksana atas kerjasama DP3AP2KB Kabupaten Bogor dengan RSAU M. Hassan Toto Lanud Atang Sanjaya," tutur Dra. Hj. Nurhayati, M.Si, Kepala DP3AP2KB Kabupaten Bogor pada media.

Pelayanan yang menargetkan 100 akseptor MOW/MOP ini juga dalam rangka peringatan ke-75 Hari Bakti TNI AU. Selama ini, DP3AP2KB Kabupaten Bogor memang telah menjalin kerjasama dengan seluruh steak holder untuk meningkatkan cakupan peserta KB. "Kami menargetkan pelayanan bagi 100 akseptor MOW/MOP. Kesuksesan kegiatan ini tentu atas dukungan RSAU M. Hassan Toto Lanud Atang Sanjaya yang selama ini telah menjalin kerjasama dengan kami," ujar Nurhayati.

Tingginya antusias masyarakat mengikuti kegiatan ini, merupakan hasil dari upaya serius seluruh tenaga lini lapangan untuk mensosialisasikan pentingnya ber-KB pada masyarakat. "Kami mengucapkan terimakasih kepada PKB, TPD, Pos KB dan Kader yang telah bekerja keras untuk mensosialisasikan program KB ke masyarakat," terangnya.

Baca Juga: BKKBN Bersama Anggota DPR RI Wenny Haryanto Sosialisasi Percepatan Penurunan Stunting di Kota Depok

Sejak pagi, RSAU M. Hassan Toto Lanud Atang Sanjaya telah dipenuhi oleh calon akseptor. Mereka datang dari 40 kecamatan yang ada di Kabupaten Bogor. Mereka didampingi oleh PKB, Kader dan aparat pemerintah desa/kelurahan. "Dengan dukungan semua pihak, kami berharap capaian akseptor KB di Kabupaten Bogor dapat ditingkatkan, sehingga pertumbuhan penduduk dapat dikendalikan," tutup Nurhayati./Naz

Editor: Rohmat Rospari

Terkini

X