Wamendag Pimpin Delegasi Indonesia Lakukan Konsultasi dengan Uni Eropa terkait Kebijakan Ekspor Minerba di WTO

- Sabtu, 1 Februari 2020 | 08:00 WIB
Edisi.co.id – Wakil Menteri Perdagangan, Jerry Sambuaga memimpin delegasi Indonesia dalam pertemuan konsultasi dengan Uni Eropa (UE) di World Trade Organization (WTO) di Jenewa, Swiss pada Kamis (30/1/2020). Pertemuan ini dilakukan setelah pemerintah Indonesia menyetujui permintaan konsultasi dari UE pada 29 November 2019 dalam kerangka Dispute and Settlement (DSB) WTO terkait kebijakan mineral dan batubara Indonesia.

Dalam pertemuan tersebut konsultasi merupakan forum bagi anggota WTO untuk saling mengklarifikasi berbagai kebijakan yang dianggap tidak sejalan dengan prinsip keterbukaan sebagaimana diatur dalam General Agreement on Tariff and Trade (GATT) 1994 dan berpotensi memberikan dampak negatif terhadap kinerja perdagangan dunia pada umumnya dan kepada UE secara khusus.

“Melalui proses konsultasi ini, kami berharap UE akan memiliki pemahaman yang lebih jelas terkait latar belakang pemberlakukan kebijakan ekspor mineral dan batubara yang dikeluarkan oleh Pemerintah Indonesia,” jelas Wamendag RI, Jerry Sambuaga.

Pemerintah Indonesia menekankan pentingnya kebijakan mineral dan batubara sebagai usaha Indonesia untuk mengoptimalkan produksi mineral nasional yang bertanggung jawab serta
berkelanjutan dan memberikan manfaat sebesar-besarnya kepada pertumbuhan ekonomi dan masyarakat Indonesia.

Di dalam proses konsultasi ini, perwakilan UE menitikberatkan perhatiannya pada beberapa aturan
perdagangan mineral dan batubara Indonesia, diantaranya adalah Peraturan Menteri ESDM nomor 11 tahun 2019 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Menteri ESDM Nomor 25 tahun 2018 tentang Pengusahaan Pertambangan Mineral dan Batubara.

Wamendag RI menambahkan, kebijakan-kebijakan yang dilakukan pemerintah Indonesia bukan bertujuan menghambat kegiatan ekonomi, namun diharapkan dapat memberikan kejelasan kontribusi
pelaku usaha pertambangan Indonesia sebagaimana diamanatkan dalam konstitusi.

“Pemerintah Indonesia mengharapkan hasil positif dari proses konsultasi ini, guna memberikan pesan kepada Uni Eropa dan anggota WTO lainnya bahwa pada prinsipnya Indonesia tidak pernah memiliki tujuan untuk melakukan hambatan perdagangan internasional. Melalui klarifikasi di dalam proses
konsultasi ini, diharapkan agar anggota WTO termasuk Uni Eropa dapat memahami dasar kebijakan Indonesia sehingga kebijakan tersebut dapat dilanjutkan oleh Pemerintah Indonesia,” pungkas Wamendag RI.(Ihm)

Editor: Administrator

Tags

Terkini

IPeKB Jawa Barat Gelar Rakerda 2023

Kamis, 26 Januari 2023 | 21:49 WIB

Tak Mempan Bujuk Rayu Parpol Gaet Kaesang

Kamis, 26 Januari 2023 | 14:54 WIB

Dishub dan Satlantas Depok Tutup Lima U-Turn GDC

Rabu, 25 Januari 2023 | 20:20 WIB

BKD Depok Targetkan PBB-P2 Sebesar 385 Miliar

Rabu, 25 Januari 2023 | 20:16 WIB

Loksem JP 44 di Pegangsaan Selesai Direvitalisasi

Rabu, 25 Januari 2023 | 15:03 WIB
X