• Sabtu, 29 Januari 2022

Waketum MUI Sebut Ekonomi Nasional Wujud Penjabaran dan Implementasi Ajaran Islam

- Jumat, 3 Desember 2021 | 20:16 WIB
Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Buya Anwar Abbas - Foto; Tangkap layar youtube MUI
Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Buya Anwar Abbas - Foto; Tangkap layar youtube MUI

Edisi.co.id, Jakarta - Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Buya Anwar Abbas, memberikan sambutan pada pembukaan Ijtima Sanawi Dewan Pengawas Syariah (DPS) MUI se-Indonesia, Kamis (2/2).

Dalam kesempatan ini Buya Anwar menjelaskan ekonomi syariah yang dikembangkan dan menjadi sistem ekonomi nasional di Indonesia merupakan penjabaran dan implementasi dari ajaran Islam yang menjadi keyakinan dari umat Islam di Indonesia.

“Ajaran Islam terwujud dalam lingkup keberlakuan, tujuan, dan cakupan ekonomi syariah,” kata Buya Anwar Abbas.

Dia menambahkan, dari ketiga aspek tersebut merupakan implementasi dari agama Islam sebagai rahmat bagi semesta alam, serta kemaslahatan bagi manusia untuk kepentingan hidupnya di dunia maupun akhirat.

Apalagi, kata dia, Indonesia telah menganut dua sistem ekonomi, yang mana ekonomi syariah menjadi sistem ekonomi nasional.

Untuk itu, MUI berharap, semua pemangku kepentingan dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah tetap memiliki komitmen demi kemaslahatan bersama.

“Semua pihak pemangku kepentingan dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah tetap memiliki komitmen dan istikamah untuk mewujudkan nilai-nilai universal dalam kegiatan ekonomi dan keuangan syariah demi mewujudkan kemaslahatan bersama,” paparnya.

Buya Anwar Abbas menilai, acara ini perlu dioptimalkan bagi para DPS untuk meningkatkan ilmu dan kompetensinya.

“Khusus bagi para Dewan Pengawas Syariah atau DPS, agar dapat mengikuti Ijtima Sanawi ini dengan sebaik-baiknya agar mendapatkan ilmu untuk melaksanakan tugas sebagai DPS,” ujar dia. 

Halaman:

Editor: Henry Lukmanul Hakim

Tags

Terkini

Seorang ABK Yang Tenggelam Masih Dalam Pencarian

Sabtu, 29 Januari 2022 | 11:10 WIB

Sengketa Pertanahan Dapat Dicegah Karena Program PTSL

Sabtu, 29 Januari 2022 | 10:36 WIB

Minyak Goreng di Kota Depok Turun Harga

Sabtu, 29 Januari 2022 | 09:48 WIB

Terjungkal Dan Makna Sholat

Jumat, 28 Januari 2022 | 10:34 WIB

9.340 Warga di Kota Bogor Terima Program KKS Kemensos

Kamis, 27 Januari 2022 | 21:38 WIB
X