• Sabtu, 26 November 2022

Demi Keselamatan Bersama, PT KAI Daop 1 Jakarta Kembali Tutup 6 Perlintasan Liar

- Sabtu, 18 Juni 2022 | 21:11 WIB
Petugas Kereta Api Indonesia nampak sedang menutup lintasan kereta api liar
Petugas Kereta Api Indonesia nampak sedang menutup lintasan kereta api liar

Edisi.co.id, Jakarta - Tingginya angka kecelakaan di perlintasan sebidang menjadi perhatian bersama baik operator, regulator, pemerintah maupun kewilayahan setempat secara masif terus menjalankan program penutupan perlintasan sebagai upaya untuk mengurangi kecelakaan di perlintasan sebidang kereta api (KA).

Sejak Januari hingga Juni 2022 sebanyak 17 perlintasan di wilayah Daop 1 Jakarta telah ditutup dengan bekerjasama para pihak terkait seperti Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kemenhub, Pemda, Dishub dan Aparat Kewilayahan. Dari 17 perlintasan yang ditutup tersebut, 13 titik merupakan perlintasan liar dan 4 titik merupakan perlintasan resmi.

Baca Juga: Inilah SMP Terbaik Di Indonesia

Sementara minggu ini PT KAI Daop 1 Jakarta kembali menutup 6 perlintasan liar yang rawan terjadi kecelakaan, diantaranya :
-  KM 22+5/6 petak jalan Cakung - Kranji
- KM 8+2/3 petak jalan Tanahabang - Palmerah
- KM 41+2/3 petak jalan Citayam - Bojonggede
-  KM 39+9/0 petak jalan Citayam-Bojonggede
- KM 57+6/7 petak jalan Daru - Tigaraksa
- KM 91+9/0 Petak jalan Catang - Cikeusal

Penutupan perlintasan liar ini tentunya merupakan bagian dari dukungan KAI untuk mewujudkan keselamatan dan keamanan perjalanan KA serta masyarakat. Sepanjang Januari s.d Juni 2022 tercatat telah terjadi sebanyak 95 kecelakaan diperlintasan. Melalui kolaborasi bersama penutupan perlintasan liar ini diharapkan dapat mengurangi resiko angka kecelakaan.

Baca Juga: Ridwan Kamil Unggah Video Eril dan Zara Ketika Masih Kecil di Akun Sosmednya dan Menuliskan Ini

Sebelum melakukan penutupan, PT KAI Daop 1 Jakarta telah melakukan sosialisasi dengan mendatangi unsur kewilayahan dan warga disekitar lokasi serta pemasangan spanduk pemberitahuan bagi masyarakat yang biasa memanfaatkan perlintasan liar tersebut agar dapat menggunakan jalur alternatif lain yang ada atau perlintasan resmi terdekat untuk keselamatan penggunaan jalan raya.

Sesuai Undang Undang No.23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian Pasal 94 menyatakan bahwa, “(1) Untuk keselamatan perjalanan kereta api dan pemakai jalan, perlintasan sebidang yang tidak mempunyai izin harus ditutup; (2) Penutupan perlintasan sebidang sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan oleh Pemerintah atau Pemerintah Daerah.”

Baca Juga: Sekjen PBB Afriansyah Noor Jadi Wamen, Yusril: Ini Hasil kerja Kerasnya, Pantas Atas Jabatan Itu

Halaman:

Editor: Henry Lukmanul Hakim

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Edukasi Keamanan Pangan Sekolah dI Fajar Hidayah

Jumat, 25 November 2022 | 20:08 WIB

Viral Pria Jotos Petugas SPBU di Semarang

Rabu, 23 November 2022 | 21:24 WIB

FMIPA UI Kolaborasi Bersama EVOS Esport

Rabu, 23 November 2022 | 20:16 WIB

DPRD Kota Depok Resmi Setujui Raperda APBD 2023

Rabu, 23 November 2022 | 09:28 WIB
X