• Jumat, 12 Agustus 2022

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan Ingin Menjadikan Kementerian Perdagangan Sebagai Regulator yang Adil

- Selasa, 28 Juni 2022 | 07:26 WIB
Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, saat mengunjungi Pasar Cibubur, Kamis, 26 Juni 2022.
Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, saat mengunjungi Pasar Cibubur, Kamis, 26 Juni 2022.

Edisi.co.id - Hari pertama bertugas, Menteri Perdagangan (Mendag), Zulkifli Hasan langsung terjun ke lapangan. Beliau mengunjungi Pasar Cibubur di Jakarta Timur, pada Kamis (16/6) untuk melihat  langsung stok pangan dan mendengarkan masukan dari para pedagang dan pembeli.

Turut mendampingi Mendag yaitu Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga dan Sekretaris Jenderal Kemendag Suhanto. “Sebelum rapat-rapat, justru (kunjungan ke pasar) ini yang penting. Saya dengarkan langsung tadi keluhan pedagang dan masyarakat pembeli. Harga-harga barang kebutuhan pokok harus segera kita kendalikan dan cari solusinya,” ujarnya.

Lebih lanjut  Mendag menegaskan bahwa Kementerian Perdagangan harus menjadi regulator yang adil. Dengan prinsip keadilan, persoalan-persoalan bisa diurai. “Kemendag harus menjadi yang paling depan mengatur prinsip keadilan dalam perdagangan,” katanya.

Baca Juga: Komnas Perempuan Dukung Langkah KAI dalam Pencegahan Pelecehan Seksual di Kereta Api

Terkait minyak goreng, Mendag akan segera mengambil kebijakan agar harga minyak goreng curah dapat dikemas dengan kemasan sederhana dan terkendali di harga Rp 14.000/liter. Di Pasar Cibubur terpantau harga minyak goreng curah ke konsumen akhir sebesar Rp 14.000/liter. Sementara minyak goreng kemasan premium dijual dengan harga Rp 24.000/liter.

Untuk komoditas lain, yaitu gula dijual Rp 14.000/kg, tepung terigu kemasan Rp 12.000/kg, telur ayam ras Rp 29.000/kg, daging ayam Rp 40.000/kg, daging sapi Rp 140.000/kg, cabai merah keriting Rp 90.000/kg, cabai merah besar Rp 90.000/kg, cabai rawit merah Rp 110.000/kg, bawang merah Rp 60.000/kg, bawang putih honan Rp 30.000/kg, serta bawang putih kating Rp 42.000/kg.

Beberapa pedagang menyampaikan keluhan kepada Mendag. Eti, seorang pedagang telur dan daging mengungkapkan mengenai harga yang terus naik. Karena harga dari pemasok sudah tinggi, Eti agak kesulitan untuk menjual dengan harga yang cukup menguntungkan. “Dari sananya sudah mahal, terpaksa kita ambil untung hanya sedikit. Kalau mahal, gak ada yang mau beli. Semua jadi susah. Bukan hanya pembeli, pedagang juga bingung soal harga ini, Pak,” katanya.

Baca Juga: Nafsiologi Sebagai Pendekatan Alternatif dalam Memahami Manusia

Dalam kesempatan itu secara pribadi Mendag memberi hadiah perjalanan umroh kepada sepasang suami istri yang berjualan sembako di Pasar Cibubur, bernama Warman dan Eli Nurliah. Keduanya sempat terharu dan menitikkan air mata. “Kami sangat bersyukur. Terima kasih kepada Pak Menteri yang sudah memperhatikan para pedagang,” tutur Eli Nurliah. ***

Halaman:

Editor: Asri Al Jufri

Tags

Terkini

BKKBN Gelar Pelatihan PKBR Bagi Remaja Bogor

Kamis, 11 Agustus 2022 | 17:18 WIB
X