• Jumat, 12 Agustus 2022

Komnas Perempuan Dukung Langkah KAI dalam Pencegahan Pelecehan Seksual di Kereta Api

- Senin, 27 Juni 2022 | 21:14 WIB
Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo saat mendampingi Ketua Komnas Perempuan Andy Yentriyani melakukan peninjauan layanan di Stasiun Gambir
Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo saat mendampingi Ketua Komnas Perempuan Andy Yentriyani melakukan peninjauan layanan di Stasiun Gambir

Edisi.co.id, Jakarta - Ketua Komisi Nasional Anti Kekerasan Terhadap Perempuan atau Komnas Perempuan Andy Yentriyani dan Komisioner Komnas Perempuan Maria Ulfah Anshor bertemu Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Didiek Hartantyo pada Kamis (23/6) di Stasiun Gambir untuk memberikan dukungan terhadap langkah yang KAI lakukan terhadap kejadian pelecehan seksual dalam perjalanan kereta yang sempat viral kemarin.

Komnas Perempuan sangat mengapresiasi dan juga mendukung langkah proaktif yang dilakukan oleh KAI dalam menyikapi persoalan kekerasan seksual khususnya pelecehan seksual. Langkah KAI dengan melakukan blacklist terhadap pelaku, momennya sangat tepat karena kita juga baru saja punya Undang Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual,” ujar Andy Yentriyani.

Baca Juga: Miliki Peran yang Sangat Penting, SMP PCI Sangat Selektif Dalam Memilih Guru, Ini Penjelasan Prof Dadan

Komnas Perempuan berharap korporasi termasuk BUMN seperti KAI, turut mendukung dan melakukan kampanye terkait anti kekerasan seksual. Tujuannya agar tersedianya transportasi yang aman bagi perempuan yang tidak bisa hanya dengan segregasi ruang, tapi justru adanya perubahan pola pikir dan pola penyikapan pada persoalan kekerasan seksual tersebut. 

Terkait langkah blacklist, Komnas Perempuan menilai hal tersebut merupakan salah satu shock therapy yang baik agar semua orang tau akibat yang dilakukan jika melakukan pelecehan seksual selain ancaman pidana pada UU TPKS. Komnas Perempuan juga mengapresiasi KAI karena memberikan perhatian dan pemulihan terhadap korban dengan memastikan korban merasa nyaman dan aman dengan informasi yang dia serahkan kepada KAI

Baca Juga: Pemprov DKI Jakarta Cabut 12 Izin Usaha Holywings yang Beroperasi di Jakarta

“Kami menilai masih banyak ruang untuk bagaimana kita dapat memastikan pencegahan dan penanganan yang lebih baik terhadap kasus kekerasan seksual. Kami berharap KAI dan Komnas Perempuan dapat berkolaborasi untuk aspek edukasi dan pedoman kebijakan yang berlaku secara internal dan eksternal di KAI.” tutup Andy.

Pada pertemuan kali ini, Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo menyampaikan kepada Komnas Perempuan bahwa KAI secara tegas tidak menolerir tindakan kekerasan seksual ataupun perundungan seksual di moda kereta api. KAI merupakan moda transportasi massal sehingga diharapkan seluruh elemen baik petugas maupun sesama pelanggan saling menjaga dan menghormati. 

Baca Juga: Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Menghimbang Mubalig dan Penceramah Tidak Mempertentangkan Masalah Khilafah

Halaman:

Editor: Henry Lukmanul Hakim

Tags

Artikel Terkait

Terkini

BKKBN Gelar Pelatihan PKBR Bagi Remaja Bogor

Kamis, 11 Agustus 2022 | 17:18 WIB
X