• Jumat, 12 Agustus 2022

Miliki Peran yang Sangat Penting, SMP PCI Sangat Selektif Dalam Memilih Guru, Ini Penjelasan Prof Dadan

- Senin, 27 Juni 2022 | 20:56 WIB
Bendahara Yayasan Prima Cendekia Islami Dra. Hj. Siti Komariah,. M.Si., Ph.D., (berkerudung hijau) bersama guru lainnya setia mendampingi siswa-siswa SMP PCI pada Rihla Ilmiah di Monumen Pancasila Sakti - Foto: Henry Lukmanul Hakim
Bendahara Yayasan Prima Cendekia Islami Dra. Hj. Siti Komariah,. M.Si., Ph.D., (berkerudung hijau) bersama guru lainnya setia mendampingi siswa-siswa SMP PCI pada Rihla Ilmiah di Monumen Pancasila Sakti - Foto: Henry Lukmanul Hakim

Edisi.co.id, Kabupaten Bandung - Dalam dunia pendidikan, peran guru sangatlah penting. Melalui guru, performa, kompetensi dalam proses belajar mengajar, pembimbingan, dan fasilitasi siswa akan lebih efektif. Kinerja guru yang baik, akan menentukan sekali dalam mencapai target dan tujuan pendidikan.                             

Yayasan Pendidikan Prima Cendekia Islami yang baru mendirikan sekolah SMP Prima Cendekia Islami setahun yang lalu menjelaskan, bagaimana cara memilih pendidik dan tenaga kependidikan. Dengan tagline "Sekolah Digital untuk generasi muslim milenial Qur'ani", kami menerapkan dua kata kunci untuk sekolah kami, yakni digital dan Qur'ani.

“Dengan dua kata kunci itu, tentu saja guru-guru harus memiliki kompetensi digital dan memahami Al-Qur'an dan Sunnah sebagai pedoman dalam pembelajaran, ungkap Ketua Yayasan Pendidikan Prima Cendekia Islami Prof. Dadan Wildan kepada edisi.co.id, Senin (27/6/2022). 

Baca Juga: Nafsiologi Sebagai Pendekatan Alternatif dalam Memahami Manusia

Lebih lanjut Staf Ahli Menteri Sekretaris Negara ini menjelaskan bahwa dalam rekrutmen tenaga pendidik dan kependidikan di SMP Prima Cendekia Islami tentunya ada syarat-syarat dan indikator-indikator yang kami tentukan untuk dipenuhi para calon tenaga pendidik dan kependidikan.

“Hal ini bertujuan agar nantinya para tenaga pendidik dan kependidikan yang kami miliki, memahami dan mampu menjalankan  visi, misi, dan tujuan sekolah kami. “Guru terbaik akan menghasilkan kualitas pembelajaran yang baik pula,” paparnya.

Oleh karena itu, sambung Prof. Dadan, kami tidak main-main dalam perekrutan tenaga pendidik. Kami memperhitungkan berbagai aspek, mulai dari darimana lulusan perguruan tingginya,  Indeks Prestasi yang baik, linearitas bidang ilmu dengan mata pelajaran yang diampu, kecakapan digital, dan sikap religiusitas. Dalam pola rekrutmen, yayasan sepenuhnya menyerahkan kepada pihak sekolah yang mengetahui betul kebutuhan di lapangan.

Baca Juga: Pemprov DKI Jakarta Cabut 12 Izin Usaha Holywings yang Beroperasi di Jakarta

”Kami hanya memberi rambu-rambu saja, selebihnya pihak sekolah diberikan otoritas untuk menjaring dan menerima tenaga pendidik yang berkualitas sesuai kebutuhan,” ungkapnya.

Halaman:

Editor: Henry Lukmanul Hakim

Tags

Artikel Terkait

Terkini

BKKBN Gelar Pelatihan PKBR Bagi Remaja Bogor

Kamis, 11 Agustus 2022 | 17:18 WIB
X