DPRD Menyinggung Jumlah Pengangguran Di Jatim , Tak Berbanding Lurus Dengan Investasi

- Kamis, 10 November 2022 | 13:13 WIB

Edisi.co.id - Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Anwar Sadad memperkirakan ada yang salah dengan pengurusan pengangguran di Jawa Timur.

 

Nilai pendanaan di Jatim jadi salah satu yang tertinggi di Indonesia, namun angka pengangguran juga tinggi.

 

"Seharusnya, pendanaan yang tinggi membuat angka pengangguran menurun. Berarti ini ada yang salah," kata Sadad usai membuka pelatihan servis mobil, mebel, menjahit dan tata boga di Probolinggo, Selasa (8/11/2022).

 

Sadad menjelaskan, nilai investasi atau penanaman modal dalam negeri tidak dibarengi dengan menurunnya angka pengangguran di Jawa Timur.

Baca Juga: Hadiah Untuk Pemenang Lomba Siswa ABK Tingkat SD Tahun 2022, Diserahkan Disdik Depok

Dari data BPS Jatim yang dirilis Senin (7/22/2022), Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Jatim per Agustus 2022 masih sebanyak 1,26 juta orang (5,49 persen). 

Halaman:

Editor: Rohmat Rospari

Tags

Artikel Terkait

Terkini

IPeKB Jawa Barat Gelar Rakerda 2023

Kamis, 26 Januari 2023 | 21:49 WIB

Tak Mempan Bujuk Rayu Parpol Gaet Kaesang

Kamis, 26 Januari 2023 | 14:54 WIB

Dishub dan Satlantas Depok Tutup Lima U-Turn GDC

Rabu, 25 Januari 2023 | 20:20 WIB

BKD Depok Targetkan PBB-P2 Sebesar 385 Miliar

Rabu, 25 Januari 2023 | 20:16 WIB

Loksem JP 44 di Pegangsaan Selesai Direvitalisasi

Rabu, 25 Januari 2023 | 15:03 WIB
X