Panduan Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jakarta Dalam Protokol Kesehatan Pada Kegiatan Maulid Nabi Muhammad Saw

- Rabu, 11 November 2020 | 19:16 WIB
IMG-20201111-WA0405
IMG-20201111-WA0405

 

Edisi.co.id - Jakarta, Memasuki bulan Rabiul Awwal yang dalam penanggalan kalender Hijriyah banyak diperingati sebagai bulan kelahiran Nabi Muhammad Saw maka biasanya di banyak tempat akan diselenggarakan kegiatan Maulid Nabi yang pada pelaksanaanya biasanya diikuti oleh banyak jamaah dan kaum muslimin di seluruh masjid dan mushola

Sementara itu, saat ini kita masih dalam suasana Pandemi wabah Covid 19 yang belum hilang dan mengharuskan kita melakukan protokol kesehatan yang ketat untuk memutuskan mata rantai penyebaran virus yang mematikan itu.

Maka untuk itu pengurus Dewan Masjid Indonesia (DMI) DKI Jakarta melalui ketuanya Drs KH Makmun Al Ayyubi memberikan panduan dan tata cara protokol kesehatan dalam rangka Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) seperti kegiatan Maulid Nabi Muhammad Saw yang dilakukan oleh kaum muslimin

Yang pertama menurut KH Makmun Al Ayyubi adalah menyiapkan satuan petugas (satgas) untuk melakukan dan mengawasi penerapan
protokol kesehatan di area pelaksanaan kegiatan keagamaan.

"Selanjutnya adalah melakukan pembersihan dan sterilisasi tempat sebelum pelaksanaan kegiatan. Pintu jalur keluar masuk area kegiatan juga dibuat guna memudahkan pengawasan," ujar KH Makmun Al Ayyubi, Rabu (11/11/2020)

Diperlukan juga pembatasan jumlah peserta yang hadir maksimal 50% (lima puluh persen) dari kapasitas ruangan, termasuk menyediakan fasilitas desinfektan dan hand sanitizer di pintu masuk dan pintu keluar area pelaksanaan kegiatan Maulid Nabi.

"Panitia juga harus menyediakan alat pengecekan suhu tubuh di pintu masuk arah tempat lokasi kegiatan," tuturnya.

Jika ditemukan jamaah dengan suhu diatas 37 derajat lebih dengan 2 kali pemeriksaan maka tidak diperkenankan memasuki area pelaksanaan kegiatan. Termasuk juga menerapkan pembatasan jarak dengan memberikan tanda khusus di lantai atau kursi yang tersedia.

"Selanjutnya juga panitia melakukan pengaturan jumlah jemaah/pengguna rumah ibadah yang berkumpul dalam
waktu bersamaan, untuk memudahkan pembatasan jaga jarak," pungkasnya. (ES)

Editor: Administrator

Tags

Terkini

IPeKB Jawa Barat Gelar Rakerda 2023

Kamis, 26 Januari 2023 | 21:49 WIB

Tak Mempan Bujuk Rayu Parpol Gaet Kaesang

Kamis, 26 Januari 2023 | 14:54 WIB

Dishub dan Satlantas Depok Tutup Lima U-Turn GDC

Rabu, 25 Januari 2023 | 20:20 WIB

BKD Depok Targetkan PBB-P2 Sebesar 385 Miliar

Rabu, 25 Januari 2023 | 20:16 WIB

Loksem JP 44 di Pegangsaan Selesai Direvitalisasi

Rabu, 25 Januari 2023 | 15:03 WIB
X