• Sabtu, 29 Januari 2022

Pemprov DKI Jakarta Mulai Laksanakan Vaksinasi Usia 12-17 Tahun

- Kamis, 1 Juli 2021 | 11:21 WIB
1guber20210701110110
1guber20210701110110

Edisi.co.id, JakartaDKI Jakarta membuat sejarah baru dengan provinsi pertama yang menyelenggarakan kegiatan vaksinasi jenis Sinovac untuk anak usia 12-17 tahun, di SMAN 20, Sawah Besar, Jakarta Pusat, pada Kamis (1/7).

Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan pun mengungkapkan rasa syukur karena ikhtiar Pemprov DKI Jakarta untuk mewujudkan kick off vaksinasi tersebut berhasil dilakukan. Sebelumnya, proses ini juga melewati proses pengkajian dengan tim kesehatan, sekaligus menerapkan uji coba vaksin Badan Pengawas Obat dan Makanan(BPOM), agar sesuai dosisnya bagi anak-anak.

"Pagi hari ini 1 Juli 2021, anak anak di DKI Jakarta sudah mulai mendapatkan vaksinasi. Alhamdulillah kita bersyukur bahwa tanggal ikhtiar kita untuk melindungi setiap anak bangsa selalu diberikan kemudahan oleh Allah SWT. Pada 1 Juli ini awal babak baru, kita ingin anak-anak selamat, sehat, bisa kembali, mampu meraih masa depan yang bisa lebih baik dari kita semua," ujar Gubernur Anies.

Gubernur mengatakan bahwa pada masa pandemi ini, keselamatan adalah nomor satu, dan yang utama. Oleh karena itu, begitu pemerintah mengizinkan melalui BPOM untuk penggunaan vaksin bagi anak, Pemprov DKI Jakarta langsung bergerak cepat. Sehingga, saat awal Juli 2021 ini sangat penting bagi para orang tua di Jakarta untuk memastikan keselamatan putra-putrinya.

"Anak-anak kita harus terlindungi, terbebaskan dari wabah COVID-19 ini, dan mereka harus mengambil masa depan yang lebih baik. Karena itu saya mengajak semua orang tua di mana pun berada, mari lindungi anak-anak kita. Apalagi dengan adanya varian baru. , yang terbukti banyak mengenai anak-anak, dan kita perlu memastikan anak-anak kita terlindungi akibat, dan tidak menghadapi kondisi sulit keterpaparan dengan virus Sars-Cov2, yang menghasilkan penyakit COVID-19," tambah Gubernur Anies.

Sementara itu, dari 168 jumlah varian kepedulian (VOC) terdapat 55 yang berdampak pada keterpaparan pada anak usia 0-18 tahun di Jakarta. Maka dari itu, Pemprov DKI mempersiapkan perencanaan vaksinasi terhadap anak-anak usia 12 hingga 17 tahun dengan menunjukkan KIA atau KTP (bagi pelajar yang sudah memiliki).

Setelah itu anak-anak tersebut akan diskrining oleh petugas kesehatan di lapangan, serta diberikan formulir untuk pendaftaran. Di samping itu, para orang tua juga bisa mendaftarkan anaknya untuk divaksin secara berani melalui aplikasi JAKI.

Oleh karena itu, Gubernur Anies mengimbau dan mengajak para orangtua di DKI Jakarta untuk segera mendaftarkan anak-anak agar segera mendapatkan vaksinasi.

Karena itu sekali lagi saya mengajak untuk menghubungi orang tua di Jakarta, untuk segera mendaftarkan anak-anak sehingga Insya Allah anak-anak kita sudah terlindungi dari wabah ini. Kita tahu dari temuan di lapangan oleh para tenaga medis bahwa mereka yang tervaksinasi, kalaupun sampai, gejalanya cenderung tanpa gejala atau gejala ringan. Itu mari kita sama sama melindungi anak kita," pungkas Gubernur Anies.

 

Editor: Administrator

Tags

Terkini

Seorang ABK Yang Tenggelam Masih Dalam Pencarian

Sabtu, 29 Januari 2022 | 11:10 WIB

Sengketa Pertanahan Dapat Dicegah Karena Program PTSL

Sabtu, 29 Januari 2022 | 10:36 WIB

Minyak Goreng di Kota Depok Turun Harga

Sabtu, 29 Januari 2022 | 09:48 WIB

Terjungkal Dan Makna Sholat

Jumat, 28 Januari 2022 | 10:34 WIB

9.340 Warga di Kota Bogor Terima Program KKS Kemensos

Kamis, 27 Januari 2022 | 21:38 WIB
X