• Sabtu, 1 Oktober 2022

Strategi Memperkuat Ekonomi di Tengah Ketidakpastian Global

- Jumat, 22 April 2022 | 21:18 WIB
Foto: Bank Indonesia
Foto: Bank Indonesia

Edisi.co.id - Pertemuan kedua tingkat Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral (Finance Ministers and Central Bank Governors Meetings/FMCBG) berlangsung di tengah tantangan yang disebabkan perang Rusia-Ukraina. Kondisi tersebut diperkirakan akan menghambat pemulihan ekonomi global, khususnya terkait suplai pangan dan energi.

Untuk itu diperlukan strategi guna memperkuat pemulihan ekonomi di tengah ketidakpastian melalui kebijakan dan optimalisasi peran G20. Demikian mengemuka pada diskusi tingkat tinggi FMCBG yang diselenggarakan Bank Indonesia (BI), 22 April 2022, secara daring dan luring di Washington DC dan Jakarta.

Dikutip dari Press Release yang dikeluarkan BI, bahwa Gubernur BI Perry Warjiyo mengemukakan hasil Rapat Dewan Gubernur Bulanan (RDGB), 19 April 2022, dimana BI telah merevisi pertumbuhan ekonomi global menjadi 3,5% dari sebelumnya 4,4%, dan domestik menjadi 4,5 - 5,3% dari sebelumnya  4,7 - 5,5%.

Baca Juga: Diduga Kedapatan Narkoba, 4 PJLP dan Seorang Nelayan Ditangkap Polsek Kep Seribu Utara 

Para anggota G20 menilai penting untuk mengetahui dampak perang guna menghadapi implikasinya bagi ekonomi. Selain itu, anggota G20 menyepakati mekanisme baru dalam pembiayaan oleh WHO dan Worldbank bagi negara yang rentan, sebagai opsi untuk pulih bersama.

IMF dapat berperan dalam pengelolaan arus modal, pembiayaan makro dan jaring pengaman keuangan global. Dalam diskusi mengemuka mengenai ketidakpastian global dengan meningkatnya inflasi di beberapa negara, krisis pengungsi, pertumbuhan ekonomi yang melambat.

Deputi Gubernur Senior BI, Destry Damayanti menyampaikan, di tengah ketidakpastian global, BI dan Kemenkeu harus menyeimbangkan antara stabilitas harga dan mendukung pertumbuhan ekonomi.

Baca Juga: Cetak Generasi Muda Mandiri, Institut Kemandirian Gandeng ReBach Interantional Launching Program Re-Space

High level discussion yang bertajuk “Memperkuat Pemulihan Ekonomi di Tengah Ketidakpastian yang Meningkat" terbagi dalam dua sesi, yaitu sesi pandangan ekonomi global serta peran presidensi G20, dan sesi pemulihan ekonomi global dan implikasinya bagi Indonesia.

Halaman:

Editor: Asri Al Jufri

Tags

Terkini

BLT BBM Meringankan Ekonomi Keluarga di Kupang

Jumat, 30 September 2022 | 14:39 WIB

Pertumbuhan Pesat Ekonomi Swasta China

Jumat, 30 September 2022 | 14:27 WIB

Rencana Ekonomi Kontroversial Inggris

Jumat, 30 September 2022 | 12:27 WIB

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tertinggi di G20

Jumat, 30 September 2022 | 12:23 WIB

Dunia Melihat Indonesia Sebagai Negara Adikuasa Baru

Kamis, 29 September 2022 | 12:42 WIB

Menko Airlangga Mengapresiasi Kinerja Emiten

Kamis, 29 September 2022 | 12:34 WIB

Sri Mulyani Beberkan Tantangan Ekonomi Digital

Kamis, 29 September 2022 | 12:30 WIB

Pertumbuhan Ekonomi Terhambat, BI Naikkan Suku Bunga

Senin, 26 September 2022 | 15:20 WIB

Daftar Tarif Terbaru Layanan Grab

Senin, 26 September 2022 | 15:10 WIB

Pelabuhan Prigi Menjadi Pengungkit Ekonomi Pesisir

Senin, 26 September 2022 | 14:25 WIB

BI Perkiraan Ekonomi Global Tahun Depan Anjlok

Jumat, 23 September 2022 | 10:36 WIB
X