• Rabu, 30 November 2022

Tempat Wisata Pantai Karang Tawulan Tasikmalaya

- Rabu, 23 November 2022 | 15:30 WIB

 

Edisi.co.id - Selain terkenal dengan keindahan alam dan suasananya yang eksotis, Pantai Karang Tawulan, Kecamatan Cikalong, Kabupaten Tasikmalaya memiliki pilihan lain. Bukit indah yang menghadap ke laut lepas ini memiliki situs sejarah yang menjadi daya tarik wisata tersendiri.

Baca Juga: Perusahaan Pizza Di As Mulai Gunakan Mobil Listrik

"Ada destinasi wisata minat khususnya, di bagian kiri bukit ada makam dan "patilasan". Jadi memang ada kalangan wisatawan yang datang untuk berziarah atau melacak sejarah," kata Iyus, petugas pengelola objek wisata pantai Karang Tawulan.

Satu yang paling populer adalah makam dan "patilasan" Sang Hyang Banyu Mukti atau yang dikenal dengan julukan Garuda Ngupuk.

Salah satu spot “Patilasan” Sang Hyang Banyu Mukti di Pantai Karang Tawulan adalah Batu Gedogan. Ini adalah batu dengan posisi dan bentuk tegak. Seperti pasak atau penduduk setempat menyebutnya “pancuh” atau “tutugur”.

Konon batu itu adalah tempat Sang Hyang Banyu Mukti mengikatkan kuda terbangnya. Dalam bahasa Sunda sendiri, Gedogan artinya kandang kuda atau istal. "Gedogan itu tempat Garuda Ngupuk menyimpan kuda sembrani," kata Atam (60), salah seorang warga setempat.

Keberadaan istal kuda sembrani itu kemudian berdampak pada munculnya larangan atau pamali bagi warga sekitar Karang Tawulan untuk memelihara kuda. "Sejak dulu sampai sekarang tidak ada yang memelihara kuda di daerah sini. Kata orang tua dulu pamali," kata Atam.

Pernah beberapa kali ada yang memelihara kuda, tapi menurut Atam tak pernah lama. Kuda peliharaan itu mati mendadak. "Dulu ada warga pendatang memelihara kuda, tapi tak lama mati. Katanya karena diganggu oleh kuda sembrani Sang Hyang Banyu Mukti," kata Atam.

Selain itu ada juga makam Sahid Abdurahman dan Sahid Abdurohim, dua sosok ini merupakan tokoh penyebar agama Islam di wilayah pesisir selatan Jawa Barat. Makamnya yang berada di bagian kiri bukit Karang Tawulan kerap kali diziarahi wisatawan. "Makam Abdurohman dan Abdurohim ini paling banyak diziarahi, karena masih ada hubungan dengan Syeh Abdul Muhyi Pamijahan. Ya tokoh penyebar agama Islam di wilayah sini," kata Iyus.

Halaman:

Editor: Rohmat Rospari

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Desa Wisata Silokek  

Jumat, 25 November 2022 | 15:15 WIB

Desa Wisata Apar  

Jumat, 25 November 2022 | 15:00 WIB

Desa Wisata Kubu Gadang

Jumat, 25 November 2022 | 14:45 WIB

Nagari Pariangan, Desa Wisata terbaik di Indonesia

Jumat, 25 November 2022 | 11:31 WIB

Wisata Pantai Batu Hiu

Kamis, 24 November 2022 | 15:45 WIB

Wisata Green Canyon

Kamis, 24 November 2022 | 15:15 WIB

Wisata Curug Taringgul (Green Jorge)

Kamis, 24 November 2022 | 14:45 WIB

Wisata Pantai Batu Karas

Kamis, 24 November 2022 | 14:45 WIB

Keindahan Pantai Ulee Lheue Banda Aceh

Kamis, 24 November 2022 | 13:45 WIB

Tempat Wisata Pantai Karang Tawulan Tasikmalaya

Rabu, 23 November 2022 | 15:30 WIB

Curug Cantik Tersembunyi di Cianjur

Rabu, 23 November 2022 | 15:00 WIB
X