Abdul Mu'ti: Perbedaan bukan Soal Benar atau Salah, tapi Soal Keyakinan dan Pilihan

- Sabtu, 2 April 2022 | 09:36 WIB
Sekum PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti - Foto Istimewa
Sekum PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti - Foto Istimewa

Edisi.co.id - Perbedaan penetapan awal Ramadhan adalah hal yang biasa sebagaimana khilafiah dalam melaksanakan ibadah. Hal tersebut diungkapkan oleh Sekretaris Umum Muhammdiyah Abdul Mu'ti pada akun twiiternya Sabtu 2 Maret 2022. Menururnya, Masyarakat hendaknya saling bertoleransi dan saling menghormati. 

"Perbedaan penetapan bukan soal benar atau salah, menang atau kalah, tapi soal keyakinan dan pilihan," tulis Abdul Mu,ti selanjutnya.

Seperti diketahui Muhammadiyah telah menetapkan Awal Ramadhan jatuh pada tanggal 2 Maret 2022 dan ini berbeda dengan apa yang diputuskan pemerintah.

Baca Juga: PERSIS Tetapkan 1 Ramadhan 3 April, Beda Dengan Almanak yang Sudah Diterbitkan, Berikut Ini Jawabannya

Pemerintah menetapkan Awal Ramadhan jatuh pada tanggal 3 Maret 2022. Hal tersebut diumumkan Menteri Gama Yaqut Cholil Qoumas setelah melalui sidang Isbath yang digelar di Kementerian Agama pada Jumat 1 Maret 2022  dan ikuti oleh Ormas Islam.

Terhadap perbedaan penentuan Awal Ramadhan Abdul Mu'ti selanjutnya berharap agar tumbuh sikap saling memahami.

Baca Juga: Menyiapkan Generasi Tangguh melalui Ruang Pintar

"Penting sekali memahami sumber dan sebab perbedaan sehingga tidak saling menghakimi," tandasnya

Editor: Ilham Dharmawan

Sumber: Twiiter @Abe_Mukti

Tags

Artikel Terkait

Terkini

IPeKB Jawa Barat Gelar Rakerda 2023

Kamis, 26 Januari 2023 | 21:49 WIB

Tak Mempan Bujuk Rayu Parpol Gaet Kaesang

Kamis, 26 Januari 2023 | 14:54 WIB

Dishub dan Satlantas Depok Tutup Lima U-Turn GDC

Rabu, 25 Januari 2023 | 20:20 WIB

BKD Depok Targetkan PBB-P2 Sebesar 385 Miliar

Rabu, 25 Januari 2023 | 20:16 WIB

Loksem JP 44 di Pegangsaan Selesai Direvitalisasi

Rabu, 25 Januari 2023 | 15:03 WIB
X