• Sabtu, 1 Oktober 2022

JNE Bantah Timbun Beras, Hotman Paris: Itu Fitnah, JNE Buang Beras Miliknya yang Rusak

- Kamis, 4 Agustus 2022 | 19:25 WIB
Usai konfrensi pers membantah fitnah kepada JNE soal timbun beras bansos Presiden , kuasa hukum JNE, Hotman Paris, VP JNE Eri Palgunai dan VP JNE Samsul Djamaludin berfoto bersama dengan memperagakan ciri khas pengacara kondang  - Foto: Henry Lukmanul Hakim
Usai konfrensi pers membantah fitnah kepada JNE soal timbun beras bansos Presiden , kuasa hukum JNE, Hotman Paris, VP JNE Eri Palgunai dan VP JNE Samsul Djamaludin berfoto bersama dengan memperagakan ciri khas pengacara kondang - Foto: Henry Lukmanul Hakim

Edisi.co.id, Jakarta - PT. Jalur Nugraha Eka Kurir atau JNE mengunakan hak jawabnya atas pemberitaan penguburan 3,4 ton beras bantuan sosial (bansos) Presiden di kawasan Sukmajaya, Depok, Jawa Barat. 

Kuasa hukum JNE Hotman Paris menjelaskan, beras yang dibuang adalah beras yang sudah rusak.

“Beras yang rusak karena terkena hujan itu disimpan di gudang JNE sejak Mei 2020. Namun, baru dikubur pada November 2021 atau disimpan selama 1,5 tahun,” kata Hotman di Jet Ski Café Jakarta Utara, Kamis (4/8/2022).

Baca Juga: Daftar Bacaleg, Ahmad Yani Optimis Partai Demokrat Raih 3 Kursi di Dapil 3 Jakarta Utara

Diungkapkan oleh Hotman, beras yang didistribusikan JNE 6.199 ton untuk 247.997 KPM (Keluarga Penerima Manfaat). Kemungkinan rusak ketika saat pengiriman atau kena hujan, dan sebagainya pasti ada.

“Beras yang rusak hanya 3,4 ton, nilai rupiahnya itu seharga Rp 37 juta. Dan itupun sudah JNE bayarkan ke pihak rekanan SSI,” ucapnya.

Pengacara kondang itupun menambahkan, beras pengganti yang bagus sudah JNE kirimkan kepada Keluarga Penerima Manfaat di daerah Depok dan sekitarnya.

Baca Juga: Wamenag: Indonesia Butuh Strategi Kebudayaan di Tengah Pusaran Global

Jadi yang JNE buang itu beras milik JNE, mau JNE apain juga bebas, karena itu beras milik JNE,” papar Hotman.

Menurut Hotman. JNE jadi korban fitnah, JNE tidak pernah menimbun beras untuk mencari keuntungan. Dan tidak masuk akal jika JNE mengambil keuntungan dengan cara membuang beras kedalam lubang lalu ditutup kembali.

Jadi tidak benar JNE menimbun beras, yang benar adalah JNE membuang beras yang rusak milik JNE sendiri,” pungkas Hotman,

Halaman:

Editor: Henry Lukmanul Hakim

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Segini Gaji yang Diterima Anggota DPRD Jabar Dudy Pamuji

Jumat, 30 September 2022 | 20:43 WIB
X