• Sabtu, 26 November 2022

Kreativitas anggota Bank Sampah (BS) Sasak Berkreasi 7 Kelurahan/Kecamatan Limo Kota Depok

- Jumat, 16 September 2022 | 14:30 WIB
sumber foto : Radardepok.com
sumber foto : Radardepok.com

Edisi.co.id - Kreativitas anggota Bank Sampah (BS) Sasak Berkreasi 7 Kelurahan/Kecamatan Limo Kota Depok, tak perlu diragukan lagi. Bahan dasar kantong kresek, berhasil disulap menjadi bunga cantik dan sejumlah aksesoris lainnya.

Koordinator BS Sasak Berkreasi 7 Limo, Yuliawati mengatakan, kerajinan bunga plastik dan bros jilbab yang berbahan dasar plastik kantong kresek bekas, kini sangat diminati oleh warga. Bahkan, lanjut dia banyak kaum ibu di wilayah Kecamatan Limo dan Kecamatan Cinere yang sengaja minta diajarkan.

“Kami di Komunitas BS Sasak Berkreasi 7 Limo sudah banyak melakukan inovasi pembuatan souvenir dari sampah non organik. Namun saat ini kerajinan jenis bunga dan bros jilbab berbahan dasar kantong plastik kresek yang banyak diminati, bahkan kami sering diminta untuk menjadi narasumber pada kegiatan sosialisasi pelatihan,” ujar Yuli.

Menurutnya, dengan tampilan cantik dan memiliki nilai estetika tinggi. Bunga atau kembang dari kantong plastik kresek bisa dijadikan hiasan diatas meja ruang tamu di rumah. Dan bisa juga untuk hiasan meja di kantor. Sementara bros jilbab biasanya dikenakan kaum ibu untuk kegiatan pengajian atau saat menghadiri undangan acara resepsi pernikahan.

Baca Juga: Harga Terbaru BBM BP, Shell, Pertamina

“Alhamdulillah saya sering dipanggil untuk jadi mentor pada kegiatan pelatihan, dan saya senang bisa berbagi ilmu menyulap barang bekas menjadi barang bernilai ekonomi,” ujarnya.

Menanggapi hal ini, Ketua Tim Penggerak (TP) PKK, Kelurahan Limo, Lia Kamelia meminta komunitas pengrajin untuk terus meningkatkan inovasi dalam membuat berbagai jenis barang kerajinan. Pihaknya berjanji akan terus mengikutsertakan hasil karya para pengrajin pada setiap even baik ditingkat kelurahan, kecamatan maupun event tingkat Kota Depok.

“Kami sangat bangga dengan kreatifitas para kaum ibu yang tergabung di komunitas Bank Sampah Sasak Berkreasi dan komunitas lainnya karena keberadaan mereka sangat bermanfaat bagi upaya meningkatkan pendapatan keluarga yang menjadi konsen program PKK,” ujar Lia Kamelia.

Lurah Limo, AA Abdul Khoir menuturkan, kreativitas para kaum ibu yang tergabung dikomunitas pengrajin layak untuk disupport para pelaku usaha yang sudah mapan. Oleh sebab itu lurah meminta kepada para pelaku usaha berskala menengah atas untuk membantu para pengrajin dalam meningkatkan omset usahanya.

Halaman:

Editor: Rohmat Rospari

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Edukasi Keamanan Pangan Sekolah dI Fajar Hidayah

Jumat, 25 November 2022 | 20:08 WIB

Viral Pria Jotos Petugas SPBU di Semarang

Rabu, 23 November 2022 | 21:24 WIB

FMIPA UI Kolaborasi Bersama EVOS Esport

Rabu, 23 November 2022 | 20:16 WIB

DPRD Kota Depok Resmi Setujui Raperda APBD 2023

Rabu, 23 November 2022 | 09:28 WIB
X