• Kamis, 1 Desember 2022

Kecewa Bantuan Pendidikan Untuk MA 100M Dicoret, Anggota DPRD Jabar: Keterlaluan. Masa mereka tidak Mengerti D

- Jumat, 30 September 2022 | 20:41 WIB

Edisi.co.id - Baca Juga: Raperda Perubahan APBD 2022 Disetujui DPRD Jabar dan Pemprov JabarBaca Juga: Raperda Perubahan APBD 2022 Disetujui DPRD Jabar dan Pemprov Jabar dengan nilai sekitar Rp.100 miliar dicoret dari daftar APBD Tahun Anggaran 2022.

"Sejujurnya, saya amat kecewa dengan pencoretan BPMU untuk siswa Aliyah ini. Keterlaluan. Masa mereka tidak tahu dan sama sekali tidak mengerti dengan kondisi Madrasah Aliyah saat ini," ujar Asep.

Anggaran Rp.100 miliar itu telah menyediakan untuk 142.858 siswa MA di Jawa Barat, dengan perkiraan masing-masing siswa menerima Rp.700 ribu. Kemudian, karena adanya selisih 93.376 siswa yang belum terdata, Pemerintah Provinsi Jawa Barat kekurangan sekitar Rp.67 miliar dan berencana memperhitungkan kekurangannya pada APBD Perubahan.

Namun, bukannya ditambah, anggaran BPMU malah diseling seluruhnya untuk keperluan belanja lainnya.

Baca Juga: Raperda Perubahan APBD 2022 Disetujui DPRD Jabar dan Pemprov Jabar

"Bukannya ditambah malah dicoret karena alasan kewenangannya bukan di Disdik. Mestinya Sekda selaku Ketua TAPD segera mengalihkannya ke Biro Kesra, karena anggarannya sudah ada dari Disdik tinggal ditambah Rp67 miliar sesuai janji Pemprov saat rapat membahas kekurangan pada April 2022," ujarnya.

Asep yang merupakan anggota Komisi I DPRD Jawa Barat mengaku kesal, karena sudah memperjuangkan BPMU untuk siswa MA dengan memberi untuk menambah kekurangan anggaran melalui rapat bersama Kementerian Agama dan beberapa perangkat daerah Provinsi Jawa Barat pada April 2022.

"Lalu, apakah Pemprov pun seolah tak mau berempati juga kepada anak-anak Jawa Barat yang bersekolah di situ?" ujarnya.

Ia menjelaskan, BPMU begitu penting bagi MA. Pasalnya, porsi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang didapat MA tidak sebesar SMA dan SMK. Terlebih, menurutnya bayaran guru di MA banyak yang belum terbayarkan.

"Kemanfaatan BPMU untuk kesejahteraan para tenaga didik dan peningkatan kualitas pendidikan keagamaan jenjang menengah menjadi amat penting dan dibutuhkan," ujarnya.

Halaman:

Editor: Rohmat Rospari

Artikel Terkait

Terkini

Messi Selamatkan Nyawa Argentina di Piala Dunia 2022

Selasa, 29 November 2022 | 20:44 WIB
X