• Rabu, 28 September 2022

Luhut Buka Perdagangan Wall Street: Momentum Baik Bagi Perekonomian Indonesia

- Jumat, 23 September 2022 | 10:02 WIB

Edisi.co.id - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan membuka perdagangan Bursa Saham Amerika Serikat di New York Stock Exchange (NYSE) pada Rabu waktu setempat. Dikutip dari unggahan Instagram @luhut.pandjaitan, (Kamis (22/9/2022), Menko Luhut menekan bel NYSE bersama Dubes RI untuk AS Rosan Roeslani dan Komisaris Bursa Efek Indonesia (BEI) Pandu Sjahrir. Hadir juga beberapa pejabat lainnya.

Baca Juga: Pembenaran Trotoar Jalan Raya Margonda Depok Telan Anggaran Rp23,5 Miliar

Peristiwa tersebut merupakan catatan sejarah penting mengingat militansi perdagangan bursa efek Amerika Serikat yang sangat berpengaruh besar dalam perekonomian dunia. Dengan rata-rata perputaran uang sebesar USD 20 milliar per harinya, penekanan bel yang dilakukan oleh perwakilan bangsa Indonesia tersebut dapat menjadi suatu momentum penting terhadap wajah Indonesia di dunia internasional. Hal tersebut mengingat setidaknya terdapat 170 juta pasang mata menyaksikan penekanan bel pembukaan perdagangan saham saat itu.

Sang saka merah putih gagah terbentang dibelakang podium bel pembukaan perdagangan saham Wall Street. Dikutip dari unggahan Instagram @luhut.pandjaitan, (Kamis (22/9/2022), Menko Luhut menekan bel NYSE bersama Dubes RI untuk AS Rosan Roeslani dan Komisaris Bursa Efek Indonesia (BEI) Pandu Sjahrir. Hadir juga beberapa pejabat lainnya.

Sepintas informasi bahwa, secara umum bursa saham di Amerika serikat terdiri dari dua entitas besar yakni The New York Stock Exchange (NYSE) dan National Association of Securities Dealers Automated Quotations (NASDAQ). NYSE merupakan bursa saham tertua di dunia -didirikan pada tahun 1792- dengan 2400 perusahaan yang terdaftar di sana (listed). Beberapa di antaranya, saham-saham blue chip, seperti Walmart, Berkshire Hathaway Inc., J.P. Morgan Chase, dan masih banyak lagi. Total nilai kapitalisasi pasar dari semua perusahaan listed di NYSE tahun ini mencapai US$26,64 triliun.

Oleh karena reputasi tersebut, Luhut juga berharap momentum tersebut jadi motivasi agar di masa mendatang semakin banyak perusahaan Indonesia diperhitungkan di pasar global. "Semoga momentum ini menjadikan kebangkitan perekonomian Indonesia di mana ke depan akan banyak perusahaan Indonesia semakin diperhitungkan di pasar global," katanya.

Seremonial yang digelar tepat menghadap ke lantai perdagangan utama "big board" itu rutin diadakan oleh NYSE setidaknya sejak 1995.

Selebrasi ini dilakukan untuk mengajak banyak perusahaan agar berlomba-lomba mencatatkan saham mereka di NYSE, atau sekadar untuk merayakan hari jadi perusahaan dan mempromosikan produk baru mereka.

Editor: Rohmat Rospari

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pertumbuhan Ekonomi Terhambat, BI Naikkan Suku Bunga

Senin, 26 September 2022 | 15:20 WIB

Daftar Tarif Terbaru Layanan Grab

Senin, 26 September 2022 | 15:10 WIB

Pelabuhan Prigi Menjadi Pengungkit Ekonomi Pesisir

Senin, 26 September 2022 | 14:25 WIB

BI Perkiraan Ekonomi Global Tahun Depan Anjlok

Jumat, 23 September 2022 | 10:36 WIB

Bersama Alit Indonesia Kadin Gali Potensi Ekonomi Desa

Kamis, 22 September 2022 | 10:25 WIB
X