NasDem Desak MK Perhatikan Aspirasi Rakyat Soal Sistem Pemilu

- Selasa, 6 Juni 2023 | 11:06 WIB
Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Ahmad Ali - Foto: Tangkap layar nasdem.id
Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Ahmad Ali - Foto: Tangkap layar nasdem.id

Edisi.co.id, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Ahmad Ali mendesak Mahkamah Konstitusi (MK) memperhatikan aspirasi rakyat dalam memutuskan gugatan sistem pemilu.

Hal itu agar masyarakat tidak menuduh MK bermain-main di dalam ranah politik. 

“Karena akhir-akhir ini lembaga survei menyampaikan, kepercayaan publik terhadap MK terus menurun,” ungkap Ahmad Ali, Minggu (4/6/2023).

Baca Juga: Momen Spesial! SMP PCI Akan Tayangkan Lima Film Pendek Karya Siswa di PCI Expo Samen Fiesta 15 Juni 2023

MK, tambah Ali, perlu menjaga integritas. Mereka harus berani mengatakan kepada partai yang menghendaki proporsional tertutup bahwa keputusan menentukan sistem pemilu bukanlah kewenangan MK, tetapi kewenangan pembuat UU.

“Jadi, batasan-batasan kewenangan itu harus menjadi penjaga moral MK,” tegas Ali.

Legislator NasDem dari Dapil Sulawesi Tengah itu juga menyebutkan, seharusnya polemik sistem pemilu tidak perlu dibahas lagi. Mengingat tahapan Pemilu 2024 sudah berjalan dan tensi sudah mulai meningkat.

Baca Juga: Sumber Daya Manusia yang Berakhlak yang Mampu Mencetak Indonesia Emas

“Jadi MK harus memperhatikan betul aspirasi, rasa keadilan masyarakat. Ini tidak betul-betul bicara secara hukum, tapi rasa keadilan terhadap masyarakat,” tegasnya.

Namun, Ali mengaku tidak ingin berandai-andai soal keputusan MK mengenai sistem pemilu tersebut. Jika memang MK memilih proporsional tertutup, Ali mengemukakan seluruh parpol harus bersiap menghadapi situasi tersebut.

Ia pun mengakui jika proporsional tertutup dipilih akan menimbulkan kegaduhan. Sebab, banyak pihak yang dirugikan.

Baca Juga: Cek Kelancaran dan Kenyamanan Ibadah Haji 2023, Menko PMK Kunjungi Klinik Kesehatan dan Tenda Jemaah di Arafah

“Saya perkirakan akan ada kegaduhan, karena dari sisi calegnya kurang lebih ada 300 ribu caleg, ya merasa dirugikan hak-haknya. Karena tahapan pemilu sudah berjalan dengan menggunakan sistim terbuka dan PKPU sudah melaksanakan tahapan,” pungkas Ali.

 

Halaman:

Editor: Henry Lukmanul Hakim

Sumber: nasdem.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X