• Selasa, 26 Oktober 2021

46,6 Persen Pasien Meninggal Covid-19 dari Kalangan Lansia

- Jumat, 10 September 2021 | 23:02 WIB
ilustrasi kegiatan Vaksinasi Covid-19 tahap ke-2 - Foto: Henry Lukmanul Hakim/Edisi Foto.
ilustrasi kegiatan Vaksinasi Covid-19 tahap ke-2 - Foto: Henry Lukmanul Hakim/Edisi Foto.

Edisi.co.id- Hingga saat ini, pemerintah masih terus berupaya mengajak kelompok masyarakat lanjut usia (lansia) untuk segera divaksin covid-19. Pasalnya, tingkat kematian akibat covid-19 paling tinggi terjadi pada kelompok lansia.

“Per 8 September 2021, total pasien yang meninggal akibat covid-19 sebanyak 46,6 persen di antaranya merupakan lansia,” kata Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate melalui keterangan tertulis, Jumat, 10 September 2021.

Johnny menyebut vaksinasi pada lansia harus diprioritaskan. Hal itu guna mencegah kasus berat yang memerlukan perawatan di rumah sakit.

“Semua jenis vaksin covid-19 yang digunakan di Indonesia sudah dipastikan aman dan berkhasiat,” paparnya.

Baca Juga: Sinergi SMP PCI-Polsek Baleendah, Gelar Vaksinasi untuk Siswa dan Orangtua.

Hingga saat ini, tren pertambahan kasus positif Virus Corona (Covid-19) di Indonesia sudah melandai sejak awal Agustus 2021, setelah sebelumnya sempat melonjak drastis dan mencapai rekor tertinggi pada 15 Juli dengan 56.757 kasus harian. Merujuk data Satgas Penanganan Covid-19 sepanjang Juli-September 2021, tren pertambahan kasus positif virus corona perlahan menurun memasuki Agustus hingga awal September 2021.

Agar pertambahan jumlah kasus Covid-19 di Indonesia menurun, dan masyarakat agar segera di vaksin banyak lembaga mengkampanyekan untuk segera melakukan vaksinasi, salah satunya Vaksin untuk Indonesia.

Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk “Vaksin untuk Indonesia”. Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti “obat” atau “anti-virus”, tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.

“Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema ‘Vaksin untuk Indonesia’. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi,” terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.

Halaman:

Editor: Rohmat Rospari

Sumber: m.medcom

Tags

Artikel Terkait

Terkini

LRT Jabodetabek Tabrakan di Jalur Layang Cibubur

Senin, 25 Oktober 2021 | 18:21 WIB

Sesama Bus Transjakarta alami Tabrakan

Senin, 25 Oktober 2021 | 15:45 WIB

Ini Kriteria Penerima Insentif Kartu Prakerja

Senin, 25 Oktober 2021 | 09:27 WIB

Al-Iman Selenggarakan Maulid Nabi Muhammad SAW

Minggu, 24 Oktober 2021 | 22:26 WIB
X