• Selasa, 26 Oktober 2021

Soal Semua Agama Benar di Mata Tuhan, Aleg PKS Ingatkan Pangkostrad Agar Berbicara Sesuai Kapasitas.

- Jumat, 17 September 2021 | 13:39 WIB
Anggota Komisi Agama DPR RI Bukhori Yusuf  - Foto: Fraksi PKS
Anggota Komisi Agama DPR RI Bukhori Yusuf - Foto: Fraksi PKS

 

Edisi.co.id, Jakarta - Anggota Komisi Agama DPR RI Bukhori Yusuf mengkritisi ucapan Panglima Komando Strategis TNI Angkatan Darat (Pangkostrad) Letnan Jenderal (Letjen) TNI Dudung Abdurrachman yang mengatakan tentang semua agama benar di mata Tuhan.

Bukhori mengingatkan diskursus soal kebenaran agama sejatinya bukan domain TNI. Selain itu, dalam kapasitas Dudung sebagai pejabat militer, politisi PKS ini mengharapkan kebijaksanaan dan kehati-hatian Dudung dalam melontarkan pernyataan yang berada di luar domain pengetahuannya agar tidak mengulang kontroversi di masa mendatang.

“Saya pikir bukan otoritas TNI untuk bicara tentang kebenaran agama. Namun perlu ditegaskan, bukan berarti dilarang secara mutlak. Hanya saja, mengingat isu ini bersifat sensitif dan prinsipil, diskursus ini seyogyanya diterangkan oleh pihak yang selaras dengan kapasitasnya, seperti pemuka agama demi menghindari polemik,” tutur Bukhori dikutuip dari fraksipks.id, Jumat (17/9/2021).

Baca Juga: Silaturahmi FKUB-Kesbangpol Provinsi Riau Hasilkan 3 Poin Penting

Anggota Komisi VIII DPR RI ini menjelaskan, tugas TNI adalah menjaga pertahanan dan keamanan negara sebagaimana telah diatur dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia (UUD 1945). Karenanya, ia mengimbau Dudung untuk berbicara sesuai dengan kapasitasnya.

Menyitir Pasal 30 ayat (2) UUD 1945 disebutkan: ‘Usaha pertahanan dan keamanan negara dilaksanakan melalui sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta oleh Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia, sebagai kekuatan utama, dan rakyat sebagai kekuatan pendukung’.

Baca Juga: HUT ke-76 PMI di Tengah Pandemi, PMI Tetap Menjadi Garda Terdepan Kemanusiaan

“TNI diberikan mandat oleh konstitusi untuk menjadi lapis terdepan dalam usaha pertahanan dan keamanan negara. Sebab itu, saya mengingatkan agar Letjen Dudung berbicara sesuai dengan kapasitasnya.” pungkasnya.

Halaman:

Editor: Henry Lukmanul Hakim

Tags

Artikel Terkait

Terkini

LRT Jabodetabek Tabrakan di Jalur Layang Cibubur

Senin, 25 Oktober 2021 | 18:21 WIB

Sesama Bus Transjakarta alami Tabrakan

Senin, 25 Oktober 2021 | 15:45 WIB

Ini Kriteria Penerima Insentif Kartu Prakerja

Senin, 25 Oktober 2021 | 09:27 WIB

Al-Iman Selenggarakan Maulid Nabi Muhammad SAW

Minggu, 24 Oktober 2021 | 22:26 WIB
X