• Selasa, 7 Desember 2021

Wakili 375 Wisudawan, Peraih IPK 3.87 Jahira Salsabila: Kelulusan ini Amanah Besar, Saatnya Memilih Jalan

- Minggu, 10 Oktober 2021 | 09:48 WIB
Jahira Salsabila Nurul Imam, S.Ag peraih IPK: 3.87 - Foto: Henry Lukmanul Hakim
Jahira Salsabila Nurul Imam, S.Ag peraih IPK: 3.87 - Foto: Henry Lukmanul Hakim

Ia pun melanjutkan ungkapannya, setelah mendapat gelar sarjana maka jalan mana yang akan kita pilih?. Ini saatnya kita memilih, jalan mana yang akan kita tujuan selanjutnya, Fa Aina Tadzhabuun? apapun jalan yang kita pilih, mari kita pastikan, bahwa jalan tersebut bukanlah suatu jalan yang merupakan sikap inklusif kita dalam mengambil peluang, bukan juga karena gengsi atau materi, bukan juga hanya karena paksaan atau ikut-ikutan, tapi itu merupakan jalan yang telah melalui banyak pertimbangan, dan merupakan output serta visualisasi dari visi misi diri kita.

Menurutnya, apalah arti diskusi-diskusi hangat yang kita bangun, buku-buku mata kuliah yang menumpuk, apalah IPK yang tinggi, apalah arti predikat cumlaude, apalah arti predikat mahasiswa dengan segudang prestasi, kompetensi, dan kapasitas yang kita miliki, jika ternyata kita belum selesai dalam mendefinisikan visi misi, dan tujuan hidup kita.

Selanjutnya ungkap Jahira, saat ini harus bisa mendefinisikan untuk apa dan karena apa kita berbuat, untuk apa dan karena apa kita bekerja, untuk apa dan karena apa kita melanjutkan studi. Bukan hanya untuk mewujudkan capaian-capaian pribadi saja, bukan untuk keuntungan individu saja, tapi lebih dari itu, untuk menuai kebermanfaatan, yang lebih luas dan lebih besar lagi, seperti sabda Rasulullah SAW: “Khoirunnas anfa’uhum linnas”, sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat untuk manusia lainnya.

“STAI PERSIS Bandung merupakan rumah intelektual kedua baginya, saya banyak mendapat pelajaran dan makna-makna kehidupan selama menjalani proses kuliah dan berorganisasi di kampus. Betapa benar bahwa Mahasiswa merupakan salah satu lapisan terpenting dalam masyarakat. Kehadiran kita dimasyarakat seharusnya mampu menyelesaikan problematika kehidupan berbangsa dan bernegara,” imbuh Jahira.

Baca Juga: 9 Oktober, STAIPI Bandung Akan Mewisuda 377 Mahasiswa dari 5 Prodi

Untuk itu, sudah seharunya lah saat ini, giliran kita yang berkontribusi untuk jamiyyah, umat dan bangsa demi menunaikan kewajiban kita sebagai kader-kader intelektual muda Indonesia, terlebih dalam beberapa tahun kedepan, kita akan menyambut seabad Persatuan Islam sebuah momentum dimana Jam'iyyah ini mencapai usia yang sudah mapan sebagai salah satu gerakan dakwah di Indonesia, dan setiap 100 tahun sekali sudah seharunya lahir para mujaddid yang memperbaharui dan memperjuangkan agama Allah.

Hakikatnya, wisuda pada hari ini adalah momentum yang tepat untuk kembali menegaskan nilai-nilai perjuangan dan pengaktualisasian diri kita sebagai kader dakwah jamiyyah dan intelektual bangsa dalam membangun peradaban.

Kedepan kita memiliki tanggung jawab sebagai salah satu elemen penting bagi kekuatan suatu bangsa. Terlebih, bagi mahasiswa dalam perannya sebagai kaum intelektual, dimasa yang akan datang memiliki misi sebagai tonggak peradaban, menjadi pionir bagi lahirnya generasi pemimpin bangsa,” pungkas Jahira mengakhiri ungkapannya.

Terakhir ia pun mengungkapan rangkaian terimakasih teriring doa jazakumullahu khairan katsiiran juga kami haturkan kepada seluruh Civitas Akademika STAI PERSIS Bandung, keluarga, kakak, adik, pasangan tercinta, khususnya kedua orang tua kami yang telah memberikan kasih sayang yang tulus, membimbing, dan mendoakan dengan ikhlas dan bekerja keras tanpa meminta balas.

Halaman:

Editor: Henry Lukmanul Hakim

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kilau Band Luncurkan Album Lagu Ramadhan 2022

Minggu, 5 Desember 2021 | 17:52 WIB

Gunung Semeru Meletus, BNPB Himpun Data Korban

Minggu, 5 Desember 2021 | 07:09 WIB
X