• Rabu, 30 November 2022

Menhub Instruksikan Percepat Waktu Sandar dan Optimalisasi Layanan Digital

- Jumat, 14 Januari 2022 | 14:54 WIB
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi

“Ini adalah upaya kita untuk menjangkau end user atau pedagang terkecil (UMKM), yang berada di daerah yang dilayani oleh rute tol laut. Mereka bisa pesan barang langsung, semudah kita memesan makanan melalui aplikasi digital. Ini akan menghindari monopoli dari pihak-pihak tertentu yang membuat harga-harga barang dari tol laut ini tidak kompetitif,” ujar Menhub.

Selain itu, Menhub juga meminta untuk membagi peran antara kapal-kapal swasta komersial dengan kapal tol laut bersubsidi. “Kita juga harus memberikan dukungan agar kapal-kapal swasta bisa lebih kompetitif. Dengan adanya kapal bersubsidi, kita tidak menghilangkan yang komersial. Kapal komersial turut melayani distribusi logistik, sehingga kapal-kapal bersubsidi bisa melayani ke tempat-tempat lainnya yang lebih membutuhkan,” ucap Menhub.

Baca Juga: Kematian Mahasiswi Indonesia di Kanada Bukan Karena Tindak Kriminal

Pelabuhan Kalabahi, Alor saat ini melayani trayek tol laut yaitu T-14, dengan trayek: Tanjung Perak-Larantuka-Lembata-Kalabahi-Tanjung Perak. 

Tingkatkan Muatan Kapal Perintis Dengan Komoditi Lokal

Saat meninjau Pelabuhan Laurentius Say Maumere, Kabupaten Sikka, Menhub meminta jajarannya bersama operator kapal untuk terus mengoptimalkan muatan kapal perintis bersubdisi yang yang melayani angkutan penumpang maupun barang. 

Selain terus meningkatkan okupansi penumpang, Menhub juga meminta pemerintah daerah untuk mengoptimalkan komoditi lokal sebagai upaya meningkatkan muatan balik. Hal ini perlu dilakukan untuk menyeimbangkan antara biaya subsidi yang sudah dikeluarkan (cost) dengan besaran muatan yang diangkut. “Saya apresiasi di Pelabuhan Maumere ini sudah ada muatan balik yang sama banyaknya dengan muatan datang. Ini bisa jadi contoh pelabuhan-pelabuhan lainnya,” ujar Menhub.

Baca Juga: Sanksi Tegas Untuk Polisi Yang Tidak Acuh Pada Laporan Ojol

Menhub berharap, kedepannya semakin banyak rute-rute perintis dapat meningkat menjadi rute komersial. “Kami terus mendorong pemerintah daerah dan operator kapal dalam hal ini PT Pelni, untuk bersama-sama memikirkan upaya mengoptimalkan muatan kapal-kapal perintis ini,” tutur Menhub.

Saat ini Pelabuhan Laurentius Say Maumere melayani tiga rute kapal perintis yaitu: Pertama, R29 dengan rute: Laurentius Say/Maumere-Palue-Maurole-Marapokot-Reo-Labuan Bajo-Bima-Benoa-Bima-Labuan Bajo-Reo-Marapokot-Maurole-Palue-Laurentius Say/Maumere. 

Halaman:

Editor: Ilham Dharmawan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Messi Selamatkan Nyawa Argentina di Piala Dunia 2022

Selasa, 29 November 2022 | 20:44 WIB
X