• Minggu, 23 Januari 2022

Jadi Pembicara di Dauroh Ekonomi, Angota Komisi XI DPR RI Ahmad Najib Dorong PERSIS Ambil Peran Industri Halal

- Sabtu, 15 Januari 2022 | 08:28 WIB
Ahmad Najib Qadratullah, Anggota Komisi XI DPR RI, dari Fraksi PAN - Foto: Henry Lukmanul Hakim
Ahmad Najib Qadratullah, Anggota Komisi XI DPR RI, dari Fraksi PAN - Foto: Henry Lukmanul Hakim

 

Edisi.co.id, Bandung – Dalam menyongsong era kebangkitan industri halal, peran organisasi massa Islam tidak bisa dipandang sebelah mata. Tahun 2018 Indonesia hanya pada peringkat 48 dalam industri halal, namun pada tahun 2021 Indonesia menduduki peringkat 4 besar dunia industri halal.

Data tersebut disampaikan oleh Ahmad Najib Qadratullah, Anggota Komisi XI DPR RI, dari Fraksi PAN, dalam menyampaikan sambutannya pada acara pembukaan Daurah Ekonomi, yang diselenggarakan PP PERSIS dan Himpunan Pengusaha Persatuan Islam (HIPPI), pada Jumat (14/1/2022). 

Lebih jauh, menurut anggota komisi XI DPR RI yang biasa disapa Kang Najib, menyampaikan bahwa pemerintah pada tahun 2025 menginginkan Indonesia menjadi peringkat pertama dalam industri halal. Hal ini bisa terwujud, jika ormas-ormas Islam seperti PERSIS, Muhamadiyyah dan NU mengambil peran dalam pelaksanaan industri halal tersebut.

Baca Juga: Prof Elly: Religiusitas dan Digitalisasi, Langkah Cerdas Mempersiapkan Generasi Emas

Jika melihat ekonomi global saat ini dalam konteks industri halal, maka umat Islam harus jadi pemain utama, bukan sebagai penonton. Namun kenyataanya saat ini eksportir terbesar produk busana muslim dari Cina, Thailand saat ini sudah mencanangkan pariwisata halal kelas dunia.

Ketua Umum PP PERSIS KH. Aceng Zakaria memberikan cendera mata berupa plakat kepada Ahmad Najib Qadratullah, Anggota Komisi XI DPR RI, dari Fraksi PAN - Foto: Henry Lukmanul Hakim

“Kita sebagai bangsa Indonesia yang mayoritas penduduknya muslim, harus mengambil peran yang signifikan dalam industri halal ini,” tegasnya.

Dalam konteks PERSIS yang kantor pusatnya berada di Bandung, dalam hal ini dapat mengambil peran dalam industri fashion halal, sperti food halal dan pariwisata halal. Sejak jaman Belanda, Bandung sudah disebut sebagai Paris Van Java, disematkannya kata Paris kepada kota Bandung sebab sejak jaman dulu, karena Bandung sudah jadi kota Fashion.

Halaman:

Editor: Henry Lukmanul Hakim

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Diduga Bandar Narkoba Suap Kapolrestabes Medan

Sabtu, 22 Januari 2022 | 12:05 WIB

Beberapa Khasiat Gurita untuk Kesehatan

Jumat, 21 Januari 2022 | 21:59 WIB

Kota Depok Akan Mengembangkan Lebah Trigona

Jumat, 21 Januari 2022 | 21:07 WIB

Bank Indonesia Diretas Ransomware Conti

Jumat, 21 Januari 2022 | 17:34 WIB

Seorang Pria Hilang Saat Melewati Sungai

Jumat, 21 Januari 2022 | 10:40 WIB
X