Din Syamsuddin: Sekitar 100 Tokoh Ulama Dunia Akan Hadir di Muktamar 48 Muhammadiyah

- Jumat, 3 Juni 2022 | 08:31 WIB
Ketua Centre for Dialogue and Cooperation among Civilization (CDCC) Din Syamsuddin  - Foto: Henry Lukmanul Hakim
Ketua Centre for Dialogue and Cooperation among Civilization (CDCC) Din Syamsuddin - Foto: Henry Lukmanul Hakim

Edisi.co.id, Solo - Muktamar ke-48 Muhammadiyah di Solo 18-20 November 2022 tak hanya dihadiri sejutaan penggembira. Selain itu, sekitar 100 tokoh agama dunia akan ke Solo untuk berbicara soal perdamaian dunia dan kerja sama peradaban.

Ketua Centre for Dialogue and Cooperation among Civilization (CDCC) Din Syamsuddin menyampaikan hal itu dalam seminar pra muktamar Muhammadiyah di Edutorium K.H. Ahmad Dahlan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), dikutip dari muhammadiyah.or.id, Senin (30/5/2022).

Seminar yang diadakan sebelum Muktamar itu membahas strategi internasionalisasi Muhammadiyah, menghadirkan sejumlah narasumber antara lain Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir, Din Syamsuddin, Amien Rais, Abdul Mu’ti, Rizal Suka, Ruhaini Zuhayatin, Hilman Latief, dan sebagainya. Din yang juga mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah itu menyatakan peran Muhammadiyah memiliki kesempatan untuk menyampaikan gagasan Islam jalan  tengah (wasathiyah) atau moderat kepada dunia. Apa  yang dijalankan Muhammadiyah cocok untuk dunia Islam.

Baca Juga: SMP PCI Bangun Rumah Tahfiz, Sekolah Alam dan Camping Ground di Kab Bandung, Ini Alasan Ketua PCI, Prof Dadan

Sayangnya, kata dia, Islam Indonesia kadang masih dipandang sebelah mata dan dianggap remeh. Untuk menghapus kesan itu, Din menyatakan perlu berbagai kegiatan mengundang tokoh-tokoh dunia ke Indonesia. “Kita jadi pengundang, bukan yang diundang,” ujar Din.

Din yang kini memimpin CDCC akan menjadikan momentum muktamar Muhammadiyah di Solo untuk memperlihatkan peran Muhammadiyah dan umat Islam Indonesia di tingkat internasional. CDCC akan menggelar dialog yang dihadiri tokoh-tokoh agama dunia pada 15-17 November 2022. CDCC bekerja sama dengan UMS selaku tuan rumah muktamar ke-48 Muhammadiyah. CDCC adalah Lembaga internasional yang merajut hubungan dalam bentuk dialog dan kerja sama antarperadaban, agama, dan budaya.

Baca Juga: Miliki Kantor yang Megah Dilokasi Strategis, Ketum Asperindo Ajak Anggota Maksimalkan Kegunaan Kantor DPP

Din menyampaikan Muhammadiyah sangat qualified menjadi motor penggerak tak hanya di Indonesia, juga dunia. “Infrastruktur gerakannya cukup kuat,” ujar Din.

Sekarang di berbagai belahan dunia terjadi konflik dan peperangan. Rusia dan Ukraina perang. Lalu ada konflik bersenjata di 120 lokasi di dunia, manusia saling bunuh. Selain konflik, ada pula masalah kemiskinan, kesenjangan, kerusakan ekologi, hingga kekerasan. Di dunia Islam juga sama. Umat Islam, kata dia, juga dilanda kemiskinan, kebodohan, dan sulit bersatu. 

Halaman:

Editor: Henry Lukmanul Hakim

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Viral! Beredar Aksi Begal Payudara di Jalan

Kamis, 2 Februari 2023 | 13:10 WIB

Solidaritas Kebangsaan Semakin Kuat Saat Pandemi

Kamis, 2 Februari 2023 | 12:27 WIB

KEJAM! Serial Killer Wowon Bunuh Anak Berusia 2 Tahun

Kamis, 2 Februari 2023 | 11:57 WIB
X