• Jumat, 12 Agustus 2022

Hari Bidan Nasional, Menilik Perjuangan Bidan di Klinik Bersalin Gratis di Bandung

- Jumat, 24 Juni 2022 | 11:16 WIB
Bidan pelayan Kesehatan Masyarakat
Bidan pelayan Kesehatan Masyarakat

Edisi.co.id - Ina Marlina (40), seorang bidan yang sudah mengabdi selama 16 tahun di Rumah Bersalin Cuma-cuma (RBC) di Kota Bandung ini, memaknai profesi bidan lebih dari sekadar pekerjaan.

Menurutnya bidan bukan hanya profesi, tetapi panggilan jiwa. Sebagai wanita, ghirah untuk menyelamatkan sesama wanita itu pasti ada. Begitu pulalah yang dirasakan oleh Bidan Ina.

Bekerja di sebuah klinik bersalin gratis yang hanya melayani pasien dhuafa, ribuan kisah pelik nan haru dari para ibu hebat yang ia layani hari demi hari adalah salah satu alasan yang berhasil menguatkannya untuk terus mengabdikan diri sebagai 'Pahlawan Wanita'.

"Terlalu banyak kisah disini. Dari mulai pasien ibu hamil yang rela jalan kaki 15 kilometer dari rumah ke klinik karena gak punya ongkos. Ada yang kekurangan gizi saat hamil. Ada yang terpaksa masih jualan keliling pas hamil besar. Dan banyak lagi yang bikin menyayat hati", katanya menceritakan.

Baca Juga: PN Surabaya Mengesahan Pernikahan Beda Agama, MUI: Keputusan Hakim tidak Benar

Namun hal itulah yang membuatnya semakin bangga menjadi Bidan.

"Karena disini klinik bersalin yang melayani para dhuafa. Maka saat memberikan tindakan pada pasien, kita tidak perlu berpikir untung dan rugi. Karena disini tidak ada tuntutan pasien harus mengeluarkan kewajiban pembayaran pasca persalinan atau pelayanan", kata Bidan Ina dengan bangga.

Maka tertunailah janji profesinya sebagaimana termuat dalam Sumpah Bidan saat ia di wisuda dulu, yaitu mengabdikan diri dalam pelayanan kesehatan tanpa membedakan pangkat, suku, dan bangsa.

Di Hari Bidan Nasional yang jatuh pada setiap tanggal 24 Juni, ia turut berpesan kepada semua bidan.

Halaman:

Editor: Ilham Dharmawan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

BKKBN Gelar Pelatihan PKBR Bagi Remaja Bogor

Kamis, 11 Agustus 2022 | 17:18 WIB
X