• Sabtu, 1 Oktober 2022

Muhammadiyah Akan Memperkuat Basis Ekonomi Melalui Pengembangan Lembaga Kauangan Mikro

- Kamis, 30 Juni 2022 | 06:26 WIB
Induk Baitut Tamwil Muhammadiyah (BTM) menyelenggarakan Muhammadiyah Microfinance Summit II 2022 di Kota Batu, Malang, tanggal 23-25 Juni 2022.
Induk Baitut Tamwil Muhammadiyah (BTM) menyelenggarakan Muhammadiyah Microfinance Summit II 2022 di Kota Batu, Malang, tanggal 23-25 Juni 2022.

Edisi.co.id – Dalam memperkuat basis di bidang ekonomi, Persyarikatan Muhammadiyah akan terus memperluas pengembangan Baitut Tamwil Muhammadiyah (BTM). Ke depan, lembaga keuangan mikro syariah (LKMS) ini akan dibentuk di setiap Pengurus Daerah Muhammadiyah (PDM) yang ada di kabupaten/kota.

Demikian salah satu rekomendasi “Muhammadiyah Microfinance Summit II 2022”, yang dilaksanakan di Kota Batu Malang,  tanggal 23 - 25 Juni 2022. Kegiatan yang dimotori Induk BTM ini mengusung tema : Membangun Kemandirian BTM & Closed Loop Economy Muhammadiyah.

Tujuh rekomendasi tersebut akan diajukan pada  Muktamar Muhammadiyah ke-48 di Solo, bulan November 2022, sehingga menjadi kebijakan persyarikatan secara nasional. Rekomendasi itu disampaikan oleh Ketua Induk BTM,  Achmad Su’ud, dalam keterangan tertulisnya, Senin, 27 Juni 2022.

Baca Juga: BKKBN Prinsip Konvergen dan Partisipatif Masyarakat, Kunci Percepatan Penurunan Stunting

Pertama, untuk terselenggaranya kemandirian dan keadilan ekonomi,  perlu implementasi jihad konstitusi di bidang ekonomi dengan terselenggaranya  distribusi ekonomi  yang demokratis serta menanggalkan praktek monopoli serta oligarki.

Kedua, perlu dibangun infrastruktur BTM sebagai kekuatan lembaga keuangan mikro syariah nasional yang memiliki kontribusi besar terhadap pembangunan.

Ketiga, dalam rangka mengembangkan pilar ketiga Muhammadiyah (bidang ekonomi), perlu adanya grand disain berupa  blue print dengan menempatkan BTM sebagai salah satu  miniatur closed loop economy menuju tatanan ekonomi dari, untuk dan oleh Muhammadiyah.

Baca Juga: Pemerintah Tetapkan Iduladha 1443 H Jatuh pada 10 Juli 2022

Keempat, mengintensifkan sosialisasi Gerakan Microfinance Muhammadiyah (GMM) dalam membangun satu Pengurus Daerah Muhammadiyah (PDM) satu BTM, melalui  kolaborasi dan sinergi dengan berbagai pihak, baik pemerintah, BUMN dan swasta. Kelima, selalu mendorong penguatan jaringan BTM primer di seluruh Tanah Air melalui pembentukan pusat-pusat BTM di berbagai wilayah atau provinsi sebagai Apex BTM Syariah.

Halaman:

Editor: Asri Al Jufri

Tags

Terkini

BLT BBM Meringankan Ekonomi Keluarga di Kupang

Jumat, 30 September 2022 | 14:39 WIB

Pertumbuhan Pesat Ekonomi Swasta China

Jumat, 30 September 2022 | 14:27 WIB

Rencana Ekonomi Kontroversial Inggris

Jumat, 30 September 2022 | 12:27 WIB

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tertinggi di G20

Jumat, 30 September 2022 | 12:23 WIB

Dunia Melihat Indonesia Sebagai Negara Adikuasa Baru

Kamis, 29 September 2022 | 12:42 WIB

Menko Airlangga Mengapresiasi Kinerja Emiten

Kamis, 29 September 2022 | 12:34 WIB

Sri Mulyani Beberkan Tantangan Ekonomi Digital

Kamis, 29 September 2022 | 12:30 WIB

Pertumbuhan Ekonomi Terhambat, BI Naikkan Suku Bunga

Senin, 26 September 2022 | 15:20 WIB

Daftar Tarif Terbaru Layanan Grab

Senin, 26 September 2022 | 15:10 WIB

Pelabuhan Prigi Menjadi Pengungkit Ekonomi Pesisir

Senin, 26 September 2022 | 14:25 WIB

BI Perkiraan Ekonomi Global Tahun Depan Anjlok

Jumat, 23 September 2022 | 10:36 WIB
X