Tarif Ojol Naik, Dampak Kenaikan BBM

- Selasa, 13 September 2022 | 09:35 WIB

Edisi.co.id - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) resmi menerapkan kenaikan tarif ojek online (ojol) mulai naik mengukti kenaikan harga BBM.

Baca Juga: VinFast Siap Serahkan 100 Unit Mobil Listrik Kepada Konsumen Amerika Serikat

"Sesuai kesepakatan dengan aplikator berlaku 11 september pukul 00.00 WIB atau tengah malam nanti," ujar Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati.

Sebelumnya telah beredar luas bahwa tarif akan naik mulai Sabtu (10/9) ini, setelah Kementerian Perhubungan pada pertengahan pekan menyatakan bahwa tarif berlaku 10 September.

Terbitnya (aturan kenaikan tarif) per 7 September 2022, jadi 7 September tambah tiga hari lagi, 10 September atau 10 September jam 00.00 berlaku tarif baru," ujar Direktur Jenderal Perhubungan Darat Hendro Sugiatno dalam konferensi pers secara daring.

Ia menjelaskan tarif ojol dibagi menjadi tiga zona. Untuk zona pertama, tarif batas bawah ojol naik dari Rp1.850 menjadi Rp2.000 dan tarif batas atas naik dari Rp2.300 menjadi Rp2.500.

Sementara, tarif minimal ditetapkan sebesar Rp8.000 sampai Rp10 ribu. Zona ini meliputi Sumatra, Bali, dan Jawa selain Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.

Untuk zona kedua, tarif batas bawah naik dari Rp2.250 menjadi Rp2.550 dan batas atas naik dari Rp2.650 menjadi Rp2.800. Tarif minimal untuk zona dua adalah Rp10.200 sampai Rp11.200. Zona ini meliputi Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi atau Jabodetabek.

Untuk zona ketiga, tarif batas bawah naik dari Rp2.100 menjadi Rp2.300 dan tarif batas atas naik dari Rp2.600 menjadi Rp2.750. Tarif minimal untuk zona ketiga adalah Rp9.200 sampai Rp11.000. Zona ini meliputi Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua.

Halaman:

Editor: Rohmat Rospari

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ekonomi Di Banten Kembali Mengalami Inflasi

Selasa, 6 Desember 2022 | 10:30 WIB
X