• Rabu, 30 November 2022

Perusahaan Jual Beli Data Pribadi Ilegal Didenda Rp50 Miliar

- Rabu, 21 September 2022 | 12:20 WIB

Edisi.co.id - Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate menyebut korporasi atau perusahaan yang sengaja mengumpulkan hingga membocorkan data pribadi masyarakat bisa didenda maksimal Rp60 miliar.

Hal itu diungkap Johnny mengutip aturan Undang-undang Pelindungan Data Pribadi (UU PDP) yang disahkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) lewat rapat paripurna, Selasa kemarin.

Baca Juga: DPUPR Depok Mulai Garap Rekonstruksi Jalan Akses UI Kelapa Dua

Hal itu merujuk pada pasal 67 dan 68 tentang pengumpulan, pengungkapan, penggunaan, serta pemalsuan data pribadi tanpa izin yang dilakukan individu. Denda maksimal bagi individu adalah Rp4 miliar hingga Rp6 miliar.

Menurut Menkominfo, korporasi akan dikenakan denda 10 kali lipat dari individu itu. Hal tersebut tercantum dalam Pasal 70 ayat 1 UU PDP. Bahwa, pidana dapat dijatuhkan kepada pengurus, pemegang kendali, pemberi perintah, pemilik manfaat, dan atau korporasi.

Editor: Rohmat Rospari

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Cianjur di Guncang Gempa Lagi Jum'at (25/11)

Sabtu, 26 November 2022 | 13:45 WIB

PT Waskita Karya Menjual Sejumlah Tol di Indonesia

Jumat, 25 November 2022 | 13:30 WIB

Kualitas IndoVac Bersaing dengan Vaksin Buatan AS

Jumat, 25 November 2022 | 13:15 WIB

Raperda APBD Kota Cirebon 2023 Telah Disetujui

Jumat, 25 November 2022 | 11:15 WIB

Inspektorat Kabupaten Cilacap Gelar Pengawasan Daerah

Jumat, 25 November 2022 | 11:00 WIB

Pelajar Yang Pukuli Nenek di Tapsel Dijerat Pidana

Kamis, 24 November 2022 | 15:30 WIB

BTS Sinyal di Cianjur Belum Normal

Kamis, 24 November 2022 | 15:00 WIB

Peresmian UMP di Undur

Kamis, 24 November 2022 | 14:30 WIB

Website Presiden RI Tidak Bisa di Akses

Kamis, 24 November 2022 | 14:00 WIB

Polri Periksa Pejabat BPOM

Kamis, 24 November 2022 | 13:45 WIB

Korban Gempa Cianjur Bertambah

Kamis, 24 November 2022 | 13:30 WIB
X