• Sabtu, 26 November 2022

Kemendagri minta Daerah Segera Bentuk Satgas Penanganan PMK

- Kamis, 24 November 2022 | 11:00 WIB


Edisi.co.id - Kementerian Dalam Negeri RI (Kemendagri) meminta pemerintah daerah untuk segera membentuk satuan tugas (satgas) penanganan wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) di wilayah masing-masing.

"Secara spesifik, kepala satgas nasional sudah memberikan edaran untuk pembentukan satgas (di daerah) dan apa tugas dan fungsinya. Maka Mendagri kembali menegaskan supaya satgas PMK ini segera dibentuk di daerah masing-masing," kata Sekretaris Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri Sri Purwaningsih pada rapat koordinasi nasional (PMK) di Jakarta.

Baca Juga: Ikuti Lomba Gagah Bencana Tingkat Jabar, RW 09 Depok Jaya Tonjolkan Beragam Inovasi yang Dimiliki

Ia mengungkapkan berdasarkan data Kemendagri, masih ada empat provinsi yang belum membentuk satgas penanganan PMK yaitu Sulawesi Utara, Sulawesi Barat, Maluku Utara dan Papua Barat.

"Dari 34 provinsi, karena waktu itu masih 34 provinsi, 30 sudah membentuk. Saya berharap empat provinsi itu membentuk Satgasnya," imbuh Sri.

Di samping itu, Sri mengatakan Kemendagri juga meminta pemerintah daerah segera menetapkan pejabat otoritas veteriner (POV).

Menurutnya, masih ada empat provinsi yang belum membentuk POV yaitu Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, dan Papua Barat.

Setelah satgas dan POV dibentuk, ia melanjutkan, pemerintah daerah diminta mengoptimalkan tugas-tugas mereka serta mengendalikan lalu lintas hewan dan produk hewan agar penularan wabah PMK tidak meluas.

Pemerintah daerah juga, kata dia, harus melaporkan secara aktif mengenai pelaksanaan dan status pengendalian PMK di daerah masing-masing.

"Ini penting karena semakin cepat koordinasi antara pusat dan daerah, semakin cepat pemerintah daerah berhasil mengendalikan PMK-nya dan itu terinformasi, maka akan semakin cepat juga strategi tindak lanjut dari penanganan secara keseluruhan," ujar Sri.

Halaman:

Editor: Rohmat Rospari

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Cianjur di Guncang Gempa Lagi Jum'at (25/11)

Sabtu, 26 November 2022 | 13:45 WIB

PT Waskita Karya Menjual Sejumlah Tol di Indonesia

Jumat, 25 November 2022 | 13:30 WIB

Kualitas IndoVac Bersaing dengan Vaksin Buatan AS

Jumat, 25 November 2022 | 13:15 WIB

Raperda APBD Kota Cirebon 2023 Telah Disetujui

Jumat, 25 November 2022 | 11:15 WIB

Inspektorat Kabupaten Cilacap Gelar Pengawasan Daerah

Jumat, 25 November 2022 | 11:00 WIB

Pelajar Yang Pukuli Nenek di Tapsel Dijerat Pidana

Kamis, 24 November 2022 | 15:30 WIB

BTS Sinyal di Cianjur Belum Normal

Kamis, 24 November 2022 | 15:00 WIB

Peresmian UMP di Undur

Kamis, 24 November 2022 | 14:30 WIB

Website Presiden RI Tidak Bisa di Akses

Kamis, 24 November 2022 | 14:00 WIB

Polri Periksa Pejabat BPOM

Kamis, 24 November 2022 | 13:45 WIB

Korban Gempa Cianjur Bertambah

Kamis, 24 November 2022 | 13:30 WIB
X