• Sabtu, 26 November 2022

MFL akan menambah jumlah peserta Liga Super Malaysia yang menjadi kasta tertinggi di Negeri Jiran

- Jumat, 9 September 2022 | 10:30 WIB

Edisi.co.id-Malaysia Football League (MFL) berencana untuk merestrukturisasi Liga Malaysia mulai musim 2023 dengan tujuan supaya lebih dinamis dan kompetitif.

MFL telah menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Rabu (20/7/2022) dengan mitra kompetisi.

MFL memperkenalkan piramida baru dalam Liga Malaysia yang dianggap lebih relevan dengan sepak bola modern, aspek komersial, dan memprioritaskan pengembangan pemain lokal.

MFL akan menambah jumlah peserta Liga Super Malaysia yang menjadi kasta tertinggi di Negeri Jiran, dari 12 menjadi 18 tim pada 2023.

Selain itu, MFL bakal menghapus Liga Premier Malaysia selaku divisi kedua untuk sementara waktu sebelum kembali sebagai Liga Semi-Pro setelah program pengembangan klub dengan Amateur Football League (AFL) untuk tim M3.
M3 adalah Malaysia M3 League alias kompetisi kasta ketiga di Negeri Jiran yang bersifat amatir.

MFL akan memperkenalkan Reserve League atau kompetisi yang disebutkan sebagai 'jembatan untuk memperbaiki kesenjangan dalam struktur liga lokal'.

Reserve League ini juga berperan sebagai liga cadangan bagi pemain untuk mendapatkan menit bermain, beradaptasi, dan bersiap untuk Liga Super Malaysia.

Intinya, Reserve League adalah kompetisi untuk para pemain cadangan yang tidak bermain dengan peserta Liga Super Malaysia.

"Dengan begitu, konsep tim cadangan akan berakhir dan semua klub Liga Super Malaysia akan memiliki tim U-23 dan bakal memberikan persaingan yang lebih seimbang untuk semua kesebelasan," tulis MFL dalam situsnya.
Sebanyak 12 tim berpartisipasi di Liga Super Malaysia 2022, sedangkan 10 klub berkiprah di Liga Premier Malaysia.

Halaman:

Editor: Rohmat Rospari

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Peringkat Gregoria Dan Dejan/Gloria Melesat

Rabu, 23 November 2022 | 14:30 WIB

Gulung Rekan Sendiri , Sih Yu Qi Raih Gelar Juara

Selasa, 22 November 2022 | 12:00 WIB
X