• Selasa, 26 Oktober 2021

Kerjasama Muhammadiyah-Bank Indonesia Tandatangani MoU di Bidang Ekonomi Keumatan dan Syariah

- Sabtu, 18 September 2021 | 07:08 WIB
Muhammadiyah dan Bank Indonesia tandatangai MoU - Foto: Tangkap layar muhammadiyah.or.id
Muhammadiyah dan Bank Indonesia tandatangai MoU - Foto: Tangkap layar muhammadiyah.or.id

Edisi.co.id, Jakarta - Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan Bank Indonesia menandatangani Nota kesepahaman MoU). Isi MoU ini adalah kerja sama strategis di bidang ekonomi keumatan dan keuangan syariah.

Nota kesepahaman (MoU) kerja sama itu ditandatangani pada Jumat (17/9) oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir dan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo.

“Haedar menyampaikan bahwa penandatanganan ini merupakan kelanjutan dari MoU sebelumnya yang telah berjalan dengan program-program nyata,” katanya dikutip dari muhammadiyah.or.id, Jumat (17/9/202).

Baca Juga: Soal Semua Agama Benar di Mata Tuhan, Aleg PKS Ingatkan Pangkostrad Agar Berbicara Sesuai Kapasitas.

Penandatanganan nota kesepahaman ini juga dapat dimaknai sebagai kelanjutan komitmen Muhammadiyah dan Bank Indonesia dalam membangun kehidupan bangsa dan negara.

“Karena itu, atasnama Pimpinan Pusat Muhammadiyah kami sampaikan terimakasih kepada semua jajaran Bank Indonesia yang telah dengan konsisten untuk terus bekerja sama bersama kami di Muhammadiyah. InsyaAllah kita akan terus menguatkan kerja sama ini untuk membangun kehidupan bangsa dan negara,” terang Haedar.

Haedar menegaskan bahwa ikhtiar dalam menjadikan Indonesia sebagai pusat pengembangan ekonomi dan keuangan syariah merupakan langkah yang mulia. Sebagai negera muslim terbesar di dunia, tentu ikhtiar merupakan suatu relevansi yang penting bagi masa depan dunia Islam dan negara Indonesia.

Baca Juga: Momentum PTM Terbatas, Dijadikan Murid SMP PCI Sebagai Motivasi Semangat Baru untuk Menuntut Ilmu 

“Ikhtiar yang mulia mesti didasari dengan langkah-langkah strategis dan praktis untuk membumikan ekonomi dan keuangan syariah agar mampu hadir menjadi alternatif dari kegiatan ekonomi dan keuangan di Indonesia,” kata Haedar.

Halaman:

Editor: Henry Lukmanul Hakim

Tags

Artikel Terkait

Terkini

LRT Jabodetabek Tabrakan di Jalur Layang Cibubur

Senin, 25 Oktober 2021 | 18:21 WIB

Sesama Bus Transjakarta alami Tabrakan

Senin, 25 Oktober 2021 | 15:45 WIB

Ini Kriteria Penerima Insentif Kartu Prakerja

Senin, 25 Oktober 2021 | 09:27 WIB

Al-Iman Selenggarakan Maulid Nabi Muhammad SAW

Minggu, 24 Oktober 2021 | 22:26 WIB
X