• Minggu, 23 Januari 2022

Efisiensi Kearsipan, Karantina Pertanian Musnahkan Lima Ratus Ribu Lebih Dokumen Tak Bernilai Guna

- Jumat, 14 Januari 2022 | 12:56 WIB
Serah Terima Dokumen yang akan Dimusnahkan
Serah Terima Dokumen yang akan Dimusnahkan

Edisi.co.id  - Lebih dari lima ratus lebih dokumen tak bernilai guna dimusnahkan Badan Karantina Pertanian (Barantan) dengan cara dibakar untuk melakukan efisiensi kearsipan.

Pemusnahan dilakukan secara hybrid dengan dokumen tak bernilai guna berjumlah 515.728 yang berasal dari Kantor Pusat Barantan sebanyak 2.719 dokumen, dan 176.360 dokumen dimusnahkan secara daring berasal dari unit pelaksana teknis Karantina Pertanian Denpasar, Tarakan, Ende dan Yogyakarta serta 336.599 dokumen dimusnahkan secara offline yang berasal unit pelaksana teknis Surabaya, Tanjung Priok, Belawan, Batam, Medan, Kendari, Aceh, Bengkulu dan Tanjung Balai Karimun.

"Seperti makhluk hidup, arsip juga memiliki daur hidup dimulai dari penciptaan, penggunaan, pemeliharaan dan penyusutan," kata Kepala Bagian Umum, Akhmad Subhkan yang memberikan sambutan daring mewakili Sekretaris Barantan di Gedung Arsip Karantina Pertanian, Jati Asih, Bekasi, Kamis (13/1).

Baca Juga: Hujan Lebat, Dua Rumah di Kebumen Hancur karna longsor

Subkhan menyebutkan arsip yang dimusnahkan terdiri dari dokumen korespondesi, dokumen kepegawaian, dokumen keuangan dan dokumen pelepasan domestik antar area, ekspor dan impor karantina hewan dan karantina tumbuhan periode tahun 2008 - 2015. Dan seluruh dokumen yang dimusnahkan telah melalui proses pemeriksaan oleh para pejabat fungsional arsiparis di Barantan,

Baca Juga: Ekstrak Ganja Bisa Mencegah Covid-19 

Koordinator Tumbuhan Benih Abdul Rahman, yang turut hadir secara daring mengatakan bahwa arsip adalah hal penting untuk dipelihara namun arsip yg tidak bernilai guna dan sudah tidak ada esensinya harus dimusnahkan. Sehingga tdk memenuhi ruangan dan mengganggu arsip yg masih dibutuhkan

“Terima kasih kepada pada pembina arsiparis di Sekretariat Jendral Kementerian yang sudah membina kearsipan di Karantina Pertanian, kedepan diharapkan para arsiparis Karantina Pertanain semakin bagus dan handal," kata Abdul Rahman.

Di setiap unit pelaksana teknis karantina pertanian, kearsipan harus betul betuk disimpan dan diarsipkan sesuai tata kearsipan yg baik, sehingga pada saat membutuhkan arsip untuk pemeriksaan tidak sulit menemukannya, katanya lagi.

Halaman:

Editor: Ilham Dharmawan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Diduga Bandar Narkoba Suap Kapolrestabes Medan

Sabtu, 22 Januari 2022 | 12:05 WIB

Beberapa Khasiat Gurita untuk Kesehatan

Jumat, 21 Januari 2022 | 21:59 WIB

Kota Depok Akan Mengembangkan Lebah Trigona

Jumat, 21 Januari 2022 | 21:07 WIB

Bank Indonesia Diretas Ransomware Conti

Jumat, 21 Januari 2022 | 17:34 WIB

Seorang Pria Hilang Saat Melewati Sungai

Jumat, 21 Januari 2022 | 10:40 WIB
X