Presiden Targetkan 15 Ribu Kendaraan Perbulan Diekspor Lewat Pelabuhan Patimban

- Rabu, 9 Maret 2022 | 07:38 WIB
Presiden Jokowi saat Melepas Ekspor Kendaraan dari Pelabuhan Patimban
Presiden Jokowi saat Melepas Ekspor Kendaraan dari Pelabuhan Patimban

Edisi.co.id  – Pemerintah terus memacu kinerja Pelabuhan Patimban agar bisa melayani lebih banyak pengangkutan kendaraan, baik untuk ekspor maupun domestik. Presiden RI Joko Widodo didampingi oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meninjau langsung aktivitas kegiatan ekspor kendaraan yang tengah berlangsung di Pelabuhan Patimban pada Selasa (8/3).

Pada hari ini di Pelabuhan Patimban tengah berlangsung kegiatan ekspor kendaraan ke Filipina menggunakan Kapal Trans Harmony 2 Panama. 

Dalam tinjauannya, Presiden Jokowi menyampaikan optimisme kegiatan ekspor kendaraan melalui Car Terminal Pelabuhan Patimban akan terus meningkat ke depannya. “Sebelumnya direncanakan tahun ini bisa ekspor kurang lebih 160 ribu kendaraan per tahun. Tetapi melihat progress 3 (tiga) bulan ini, bisa naik menjadi 180 ribu kendaraan per tahun,” kata Presiden.

Baca Juga: Kebijakan Baru, Kini Anak Balita Diizinkan Menggunakan KRL

Presiden mengungkapkan, akan terus menambah tujuan negara ekspor kendaraan dari Pelabuhan Patimban. “Ekspor ke negara Filipina, Brunei Darrusalam, Jepang, dan Vietnam ini sebagai awal. Nanti akan dikembangkan ke negara-negara lain, sehingga satu bulan ditargetkan bisa 15 ribu kendaraan yang diekspor dari Pelabuhan Patimban. Ini artinya industri kita terus bergerak meskipun di tengah pandemi,” ujarnya.

Presiden berharap keberadaan Pelabuhan Patimban dapat mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia dan membuka lapangan pekerjaan yang seluas-luasnya. 

Pada kesempatan yang sama, Menhub menjelaskan, keberadaan Pelabuhan Patimban akan berkolaborasi dengan Pelabuhan Priok menjadi Hub baru yang besar.

Baca Juga: Tak Ada Penundaan Pemilu, La Nyalla Minta Parpol tak Bikin Gaduh 

“Visinya adalah bagaimana kita membuat suatu titik baru kegiatan ekspor selain di Priok yang memiliki masalah kemacetan. Dengan makin banyaknya kegiatan ekspor, maka diharapkan terjadi pertumbuhan ekonomi,” ungkap Menhub.

Halaman:

Editor: Ilham Dharmawan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

IPeKB Jawa Barat Gelar Rakerda 2023

Kamis, 26 Januari 2023 | 21:49 WIB

Tak Mempan Bujuk Rayu Parpol Gaet Kaesang

Kamis, 26 Januari 2023 | 14:54 WIB

Dishub dan Satlantas Depok Tutup Lima U-Turn GDC

Rabu, 25 Januari 2023 | 20:20 WIB

BKD Depok Targetkan PBB-P2 Sebesar 385 Miliar

Rabu, 25 Januari 2023 | 20:16 WIB

Loksem JP 44 di Pegangsaan Selesai Direvitalisasi

Rabu, 25 Januari 2023 | 15:03 WIB
X