• Jumat, 1 Juli 2022

Sejumlah Nama Tokoh Betawi Dijadikan Nama Jalan di Jakarta

- Selasa, 21 Juni 2022 | 00:11 WIB
Anies Baswedan saat Meresmikan Nama Jalan di DKI Jakarta
Anies Baswedan saat Meresmikan Nama Jalan di DKI Jakarta

Edisi.co.id - Beberpa nama tokoh Betawi diabadikan sebagai nama jalan, gedung dan zona khusus di DKI Jakarta. Peresmian nama-nama jalan tersebut dilakukan secara simbolis di Kawasan Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan, Jakarta Selatan, Senin 20 Juni 2022.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dalam sambutannya, pemberian nama jalan ini sebagai bentuk penghormatan untuk mengenang kontribusi besar tokoh Betawi dan ulama yang mewarnai perjalanan Jakarta dan bangsa.

“Pada sore yang teduh ini, kita bisa berkumpul bersama di Kampung Budaya Betawi Setu Babakan menyaksikan upacara penetapan nama-nama tokoh Betawi yang perannya di masa lalu berdampak pada perjalanan kehidupan Jakarta dan Indonesia," ujar Anies. 

Baca Juga: Romo Syafei: Negara Minoritas Islam Begitu Kuat untuk Menghapus Islamphobia

Gubernur Anies juga memaparkan bagaimana masyarakat Betawi telah menjadi perekat dan memperkuat simpul kebangsaan, terlebih masyarakat Betawi dengan kehangatannya menerima anak bangsa dari seluruh Indonesia di Jakarta.

“Betapa besar kontribusi masyarakat Betawi terhadap simpul kuatnya kebangsaan Indonesia. Di balik megahnya sebuah kota, ada simpul persatuan dan simpul tersebut tak mungkin tumbuh erat jika tak difasilitasi masyarakat Betawi. Maka dari itu, Indonesia punya hutang budi besar pada masyarakat Betawi karena di tempat ini tenun kebangsaan itu dirajut oleh kehangatan masyarakat Betawi yang menyambut kita semua dari berbagai wilayah Indonesia dengan kesetaraan,” imbuhnya. 

Selain itu, dengan adanya penamaan jalan ini harapannya juga akan membuat generasi baru menyadari bahwa hadirnya para tokoh Betawi bukan sekarang saja, ini merupakan perjalanan lintas waktu dan lintas generasi yang cukup panjang. 

Baca Juga: Longsor di Jalur Rel Cibadak - Parungkuda, 2 Perjalanan KA Pangrango lintas Bogor-Sukabumi Dibatalkan

Gubernur Anies juga menjelaskan, Pemprov DKI Jakarta ingin menjadikan jalan di Jakarta sebagai ‘museum peradaban’ yang dapat dikenang oleh warga Jakarta lintas generasi ketika mereka sedang berjalan kaki maupun berkendara melewati jalan tersebut. 

Halaman:

Editor: Ilham Dharmawan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X