• Kamis, 27 Januari 2022

Di TV One, Sejarawan Muda PERSIS Ingatkan Kebangkitan Neo Komunisme

- Kamis, 30 September 2021 | 08:54 WIB
Sejarawan Muda Pimpinan Pusat Persatuan Islam (PP PERSIS) Dr. Tiar Anwar Bachtiar - Foto: Henry Lukmanul Hakim
Sejarawan Muda Pimpinan Pusat Persatuan Islam (PP PERSIS) Dr. Tiar Anwar Bachtiar - Foto: Henry Lukmanul Hakim

“Situasi ini tentunya berbeda  dengan sekarang. Sementara dalam aspek politik, pada saat itu dinamika politik masih sangat labil dan masih mencari bentuk idealnya (termasuk menjadikan komunisme sebagai alternatif-pen),” ucapnya.

Hal ini ucap Tiar, tentunya berbeda dengan sistem politik sekarang yang mulai mapan. Itu artinya, untuk membandingkan antara situasi hari ini dengan tahun 1948 dan 1965 tentunya tidak sama persis.

Walaupun begitu dalam pengamatan Tiar yang konsisten menggeluti bidang sejarah pada saat kuliah di Unpad dan UI, bahwa ideologi komunisme itu bersifat dinamis. “Komunisme akan menyesuaikan dirinya dengan tuntutan zaman dengan tampilan wajahnya yang baru yang hari ini dikenal dengan istilah Neo-Komunisme,” tuturnya.

Baca Juga: Di Hari Tani 2021, Salim Segaf dan Ridwan Kamil Borong Gabah dari Petani Muda

Cina menjadi contoh negara yang menampilkan wajah baru komunisme ini. Sistem politiknya memang masih menganut komunisme tetapi sistem ekonominya menganut faham yang menjadi lawan komunisme sendiri, yaitu kapitalisme. Langkah ini menjadikan Cina hari ini sebagai pesaing utama bagi kekuatan ekonomi Amerika.

Terakhir, menyebutkan bahwa kemunculan Neo-Komunisme di Indonesia di era digital dan media sosial seperti sekarang ini sangat mungkin terjadi.  Apalagi secara historis di Indonesia pernah ada PKI, sebuah partai komunis yang mengikuti pemilu tahun 1955 dan menjadi salah satu kekuatan besar dalam peta perpolitikan di Indonesia saat itu.  Karena itu, kemunculan Neo-Komunisme ini tidak bisa dianggap sepele.

“Tentunya ini menjadi tantangan sendiri bagi bangsa Indonesia. Bagaimana caranya agar peristiwa kelam di tahun 1965 tidak terulang kembali hari ini, pungkas Tiar.

 

 

 

Halaman:

Editor: Henry Lukmanul Hakim

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ancaman Perang Dunia Ke 3, AS Dan Rusia

Rabu, 26 Januari 2022 | 19:07 WIB

Ditemukan Jasad Pria Dikelilingi Ratusan Ular

Rabu, 26 Januari 2022 | 14:28 WIB

Jumlah Kasus Covid-19 di Indonesia

Selasa, 25 Januari 2022 | 19:02 WIB

Aturan masuk Mall, akibat PPKM jakarta diperpanjang

Selasa, 25 Januari 2022 | 14:17 WIB
X