• Kamis, 27 Januari 2022

Jurnalis di Tangerang Rapatkan Barisan Tangkal Intimidasi

- Jumat, 22 Oktober 2021 | 09:26 WIB
Diskusi
Diskusi

 

Edisi.co.id, Tangerang - Pelabelan Hoax yang disematkan oleh Polres Kota Tangerang  terhadap berita di dua media yakni Republika.co.id dan Kabar6.com mendapat kecaman dari organisasi Jurnalis. Label Hoax tersebut dinilai merupakan bentuk kesemena-menaan aparat terhadap jurnalis. Pasalnya, tindakan itu tidak telebih dahulu melalui Undang-undang Pers.

Anggota Bidang Advokasi dan Ketenagakerjaan untuk Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jakarta, Muhammad Iqbal mengatakan tindakan tersebut sama saja dengan melecehkan profesi Jurnalis. Kemudian, bentuk intimidasi terhadap kerja-kerja jurnalistik.

"Jadi harusnya sikap Polres seperti itu tidak terulang, dan kepolisian harus bersikap tegas jangan hanya minta maaf saja. Dalam hal ini Polda Banten harus menindak tegas upaya polisi dalam melabeli hoax itu," ujarnya dalam diskusi Fraksi Teras yang diadakan oleh Solusi Movement dengan tema Main Hakim Polisi Melebeli Media Hoax, Kamis, (21/10/2021).

Dalam diskusi ini, selain perwakilan AJI Jakarta turut dihadiri juga oleh Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Tangerang Abdul Majid, Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Wartawan Harian Tangerang Raya (WHTR) Bagus dan Ketua Pewarta Foto Indonesia (FPI) Tangerang Raya Faisal R Syam. Kemudian Pengamat Kebijakan Publik dari Institute for Development of Policy and Local Partnership (IDP-LP), Riko Noviantoro. Pihak Solusi Movement telah mengundang Kapolres Kota Tangerang Wahyu Sri Bintoro namun dia tak hadir.

Iqbal mengatakan tindakan label hoakx sudah menyalahi Undang-undang Pers. Kalau diteliti kata dia tidak ada yang salah dalam penulisannya.

Iqbal menjelaskan selain label hoaks, tindakan represif lainnya juga kerap didapatkan oleh para jurnalis ketika menjalankan tugasnya. Oleh sebab itu, dia meminta Jurnalis harus menyatukan kekuatan untuk melawan tindakan yang bersifat menghalang-halangi kerja Jurnalistik.

"Jangan sungkan kita bersuara. Kita dari AJI  siap advokasi siapapun yang bermasalah dengan karya dan konten mereka. Selagi konten mereka bener dan tidak salah dan tetap pada jalur jurnalistik," jelasnya.

Hal senada diungkapkan oleh ketua Pokja WTHR Tangerang Raya, Bagus. Berharap semua wartawan Tangerang harus bersatu bila ada rekan seprofesinya mendapat intimidasi saat meliput. Tanpa melihat latarbelakang organisasinya.

Halaman:

Editor: Henry Lukmanul Hakim

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ancaman Perang Dunia Ke 3, AS Dan Rusia

Rabu, 26 Januari 2022 | 19:07 WIB

Ditemukan Jasad Pria Dikelilingi Ratusan Ular

Rabu, 26 Januari 2022 | 14:28 WIB

Jumlah Kasus Covid-19 di Indonesia

Selasa, 25 Januari 2022 | 19:02 WIB

Aturan masuk Mall, akibat PPKM jakarta diperpanjang

Selasa, 25 Januari 2022 | 14:17 WIB
X