• Jumat, 1 Juli 2022

Di MKKS Kabupaten Bandung, Prof. Dadan Bahas Transformasi Digital di Era Merdeka Belajar dan Merdeka Mengajar

- Selasa, 21 Juni 2022 | 07:30 WIB
Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Sub Rayon I Kabupaten Bandung
Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Sub Rayon I Kabupaten Bandung

Edisi.co.id, Kabupaten Bandung - Menjelang digulirkannya Implementasi Kurikulum Merdeka, Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Sub Rayon I Kabupaten Bandung merespon hal tersebut dengan mengadakan Workshop  Senin, 20 Juni 2022.                          

SMP Prima Cendekia Islami (PCI), Baleendah Kabupaten Bandung, ditunjuk menjadi tuan rumah kegiatan Workshop Implementasi Kurikulum Merdeka Tingkat  SMP Sub Rayon 1 Kabupaten Bandung, dengan mengambil tempat di Sekolah Alam dan Rumah Tahfiz SMP PCI di tengah perkebunan teh afdelling Warnasari, Pangalengan Kabupaten Bandung.

Workshop implementasi kurikulum merdeka ini dihadiri oleh para kepala sekolah SMP Negeri dan Swasta dengan menghadirkan tiga pembicara, yakni Ketua Yayasan Pendidikan Prima Cendekia Islami yang juga Staf Ahli Menteri Sekretaris Negara  Prof. Dr. H. Dadan Wildan, M. Hum.,  Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung, Dr. Tb. Rucita, M. Pd., dan pengawas Sub Rayon 1 Kabupaten Bandung Dra. Hj. Lies Herawati Periyani, M. Pd.

Baca Juga: Perubahan Nama Jalan di Jakarta Berdampak pada Administrasi, Ini Penjelasan Anies

Prof. Dadan yang membawa materi dengan tema Transformasi Digital di Era Merdeka Belajar dan Merdeka Mengajar, mengajak para kepala sekolah untuk mengubah kultur dan paradigma belajar mengajar para gurunya yang konvensional ke arah merdeka belajar dan merdeka mengajar dengan memanfaatkan platform digital dan artificial intelligence.

“Perubahan kurikulum yang seringkali terjadi, merupakan keniscayaan dari kebijakan regulasi pendidikan ke arah yang lebih baik,” ungkapnya.

Prof. Dadan menuturkan bahwa selama ini perubahan berbagai kurikulum sering disikapi formalitas saja. "Selama ini waktu kita lebih banyak dengan workshop, bimtek, seminar dan lainnya yang sebatas teori saja namun jarang di praktikkan secara langsung.

Baca Juga: 17 Santri Pesantren PERSIS 69 Matraman Lolos PTN, Mudir Am, Beben Mubarok: Ini Prestasi yang Membanggakan.

“Oleh karena itu, sebagai pelaku pendidikan harus mengimplementasikannya secara nyata. Dengan demikian tujuan kurikulum akan tercapai," ungkapnya didepan para Kepala Sekolah dan para Wakil Kepala Sekolah,” tegas Prof Dadan. 

Halaman:

Editor: Henry Lukmanul Hakim

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X