• Selasa, 26 Oktober 2021

Menjadi Muslim Kreatif Padat Karya

- Selasa, 12 Oktober 2021 | 13:30 WIB

Oleh: Khairunnas*

edisi.co.id — Tuhan telah memberikan setiap manusia otak untuk berpikir. Otak merupakan organ yang paling kompleks pada manusia. Otak memproduksi pikiran sadar yang menakjubkan. Dengan otak kita memiliki kesadaran akan diri dan lingkungan kita. Otak juga membuat kita memiliki kemampuan untuk melakukan pilihan secara bebas dalam menghadapi dunia.

Otak membuat manusia mampu berpikir secara terstruktur, memungkinkannya memiliki perasaan, dan menjadi jembatan bagi kesadaran spiritual sehingga memahami makna dan nilai dari kehidupan. Otak juga memberi manusia kemampuan untuk meraba, merasakan sentuhan, memiliki penglihatan, penciuman, dan berkomunikasi.

Baca Juga: Kementrian agama : Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW 20 Oktober 2021 dan Tetap 12 Rabiul Awal

Otak merupakan tempat menyimpan memori bagi manusia. Di dalam otak ribuan bahkan jutaan memori dapat disimpan. Memori itu direkam sepanjang kehidupan manusia. Oleh sebab itu, selama manusia hidup, otak akan terus merekam setiap peristiwa yang dialaminya atau informasi yang diterimanya.

Sebagai agama yang paripurna, Islam menempatkan fungsi otak sebagai bagian penting bagi kehidupan manusia. Dalam berbagai ayat Allah Swt memerintahkan manusia untuk memaksimalkan kerja otaknya dengan memperhatikan fenomena-fenamena alam, memikirkan keindahan ciptaan Allah Swt, serta merenungi langit, bumi, jiwa dan semua makhluk yang ada di alam raya. Perintah itu tentu dikarenakan manusia mampu untuk melakukannya. “…..(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata), ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia. Mahasuci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.” (Q.S. Ali Imran: 191).

Baca Juga: Lionel Messi Enggan Jagokan Barcelona Juarai Liga Champions

“Dan mengapa mereka tidak memikirkan tentang (kejadian) diri mereka.” (Q.S. Ar-Rum: 8). “Katakanlah, berjalanlah di (muka) bumi, maka perhatikanlah bagaimana Allah menciptakan (manusia) dari permulaannya!” (Q.S. Al-Ankabut: 20). “Katakanlah, ‘Perhatikanlah apa yang ada di langit dan di bumi’.” (Q.S. Yunus: 101). “Maka hendaklah manusia memperhatikan dari apa dia diciptakan?” (Q.S, At-Thariq: 5). 

Al-Qur’an telah meletakkan dasar pemikiran ilmiah yang dimulai dengan mengadakan pengamatan, mengumpulkan data, menarik kesimpulan, dan menguji kebenaran kesimpulan tersebut. Perintah Al-Qur’an agar manusia mengamati dan merenung merupakan motivasi agar ummat Islam melakukan kajian ilmiah dan mengembangkan ilmu pengetahuan.

Halaman:

Editor: Rohmat Rospari

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Manfaat Sayuran Bayam untuk Kesehatan Rambut

Senin, 25 Oktober 2021 | 13:44 WIB

5 Kota Tertua di Indonesia

Senin, 25 Oktober 2021 | 10:18 WIB

Jangan Mengabaikan Kehidupan Dunia

Minggu, 24 Oktober 2021 | 22:21 WIB

Tips Memilih Pesantren

Minggu, 24 Oktober 2021 | 18:56 WIB

Beberapa Keunggulan Presantren yang Perlu Diketahui

Minggu, 24 Oktober 2021 | 18:38 WIB

Persoalan Jalan Kemal Attaturk

Kamis, 21 Oktober 2021 | 12:10 WIB

Kiat Mudah Mengolah Sampah Menjadi Kompos

Kamis, 21 Oktober 2021 | 10:34 WIB

Ayoo, Ajari Anak Memasak Sejak Dini

Rabu, 20 Oktober 2021 | 11:09 WIB

Apa bedanya antara Gestok, Gestapu, dan G30S PKI

Selasa, 19 Oktober 2021 | 23:22 WIB

Begini Cara Mengecek NIK KTP Secara Online

Senin, 18 Oktober 2021 | 12:28 WIB

Ini Minuman Herbal Penurunan Kolesterol

Kamis, 14 Oktober 2021 | 10:44 WIB

Cegah Stunting Melalui Kegiatan Pik Remaja

Rabu, 13 Oktober 2021 | 11:31 WIB

PTMT Di Depok Berlangsung Aman Lebih Dari Sepekan

Selasa, 12 Oktober 2021 | 22:07 WIB

Ternyata Air Kelapa Bisa Dijadikan Skincare

Selasa, 12 Oktober 2021 | 20:45 WIB
X