• Senin, 16 Mei 2022

Bagaimana Ponsel Anda Mengubah Anda?

- Jumat, 21 Januari 2022 | 13:56 WIB

Edisi.co.id - Dari tujuh miliar orang di Bumi, kira-kira enam miliar memiliki ponsel, yang cukup mengejutkan, mengingat bahwa hanya 4,5 miliar memiliki akses ke toilet bekerja. Jadi bagaimana ini gadget populer mengubah tubuh dan otak?

Jika Anda melihat ke bawah di sebelah kanan ponsel Anda sekarang, sudut tulang belakang Anda adalah setara dengan seorang anak berusia 8 tahun yang duduk di leher Anda - yang cukup signifikan mengingat orang menghabiskan rata-rata 4,7 jam sehari melihat telepon mereka.

Hal ini, dikombinasikan dengan lamanya waktu yang dihabiskan di depan komputer telah menyebabkan peningkatan prevalensi miopia atau rabun jauh di Amerika Utara. Pada 1970-an sekitar ¼ dari populasi memiliki miopia, di mana saat ini hampir setengah lakukan; dan masuk beberapa bagian Asia, 80-90% dari populasi sekarang rabun jauh.

Baca Juga: Inilah Jadwal AFC Women Asian Cup Hari Ini, Ada Indonesia VS Australia

Dan itu akan sulit untuk menempatkan telepon Anda ke bawah - ambil misalnya Crush permainan Candy. Sebagai Anda bermain game, Anda mencapai tujuan kecil menyebabkan otak Anda akan dihargai dengan sedikit semburan dopamine - dan akhirnya Anda dihargai dengan konten baru.

Baru ini juga memberikan semburan kecil dopamin dan bersama-sama membuat apa yang dikenal sebagai 'paksaan lingkaran' yang kebetulan menjadi loop yang sama bertanggung jawab untuk perilaku yang terkait dengan nikotin atau kokain. otak kita terprogram untuk membuat kita baru mencari, dan ini adalah mengapa aplikasi pada telepon kami dirancang untuk terus memberikan kita dengan konten baru, membuat mereka sulit untuk menempatkan turun.

Akibatnya, 93% dari orang-orang muda berusia 18-29 laporan menggunakan smartphone mereka sebagai alat untuk menghindari kebosanan, sebagai lawan kegiatan lainnya seperti membaca buku atau terlibat dengan orang-orang di sekitar mereka.

Hal ini telah menciptakan istilah baru 'Nomophobia' - rasa takut atau kecemasan menjadi tanpa ponsel. Kami juga melihat perubahan dalam pola otak: alpha irama yang umumnya terkait dengan 'terjaga relaksasi' seperti ketika pikiran Anda mengembara off, sedangkan gelombang gamma yang terkait dengan perhatian sadar.

Baca Juga: Kenapa Kita Susah Inget Kenangan Saat Bayi

Halaman:

Editor: Rohmat Rospari

Tags

Artikel Terkait

Terkini

3 Jenis Malas dan Cara Mengatasinya, Apa Saja

Senin, 9 Mei 2022 | 13:03 WIB

Cara Mudik Bernilai Pahala, Simak Tips MUI

Rabu, 27 April 2022 | 17:16 WIB

5 Tips Aman Tinggalkan Rumah Saat Mudik, Apa Saja

Jumat, 22 April 2022 | 13:52 WIB

Khutbah Jumat UBN, Al Aqsa Memanggil Kita

Jumat, 22 April 2022 | 11:29 WIB

Jadilah Spesialis, Bukan Ahli Segala Bidang

Rabu, 20 April 2022 | 11:40 WIB

Beberapa Cara Lacak HP yang Hilang, Gimana Caranya

Minggu, 17 April 2022 | 17:48 WIB

 5 Cara Terhindar dari Serangan Hacker, Apa Saja

Minggu, 10 April 2022 | 12:28 WIB

Penting Ajari Anak Puasa Sejak Dini 

Selasa, 5 April 2022 | 16:44 WIB

 3 Resep Takjil Mudah, Simak cara Buatnya

Selasa, 5 April 2022 | 16:38 WIB

4 Manfaat Konsumsi Kopi Hitam, Apa Saja 

Selasa, 5 April 2022 | 10:24 WIB
X