• Selasa, 7 Desember 2021

Keluarga Kuat, Indonesia Maju

- Kamis, 23 September 2021 | 17:34 WIB
Keluarga Kuat, Indonesia Maju ( Photo : BKKBN.go.id)
Keluarga Kuat, Indonesia Maju ( Photo : BKKBN.go.id)

Oleh: Khairunnas

Sejak periode kedua pemerintahannya, Presiden Joko Widodo telah menggaungkan visi Indonesia Maju. Seluruh energi dan kebijakan pemerintah kemudian diarahkan untuk menyiapkan visi yang ditargetkan akan terwujud pada tahun 2045 itu, bertepatan dengan ulang tahun kemerdekan Republik Indonesia ke-100 tahun. Salah satu fokus kebijakan pemerintah untuk mencapai visi Indonesia Maju itu adalah menyiapkan sumber daya manusia (SDM) Indonesia yang berkualitas dan mampu bersaing di era society 5.0.

Terwujudnya Indonesia Maju sejalan dengan insentif bonus demografi yang akan dinikmati oleh Indonesia pada periode yang sama. Menurut kajian para pakar demografi, pada tahun 2030-2045, Indonesia akan menikmati bonus demografi, dimana jumlah penduduk usia produktif 15-64 jauh lebih besar ketimbang usia tidak produktif (dibawah 15 tahun atau diatas 64 tahun). Diperkirakan, saat itu jumlah penduduk usia produktif Indonesia akan mencapai 64% dari total jumlah penduduk sekira 297 juta jiwa.

Periode bonus demografi membuka berbagai peluang dan kesempatan untuk mewujudkan Indonesia Maju. Saat itu, Indonesia akan memiliki berbagai potensi untuk mewujudkan cita-cita Indonesia Merdeka, yaitu masyarakat yang sejahtera, adil dan makmur. Diantara potensi tersebut adalah, Indonesia akan menjadi salah satu pasar terbesar di dunia, sehingga perannya akan sangat menentukan bagi kemajuan ekonomi dunia jika disertai dengan kualitas SDM yang berkualitas, menguasai teknologi, inovatif, dan produktif, serta memiliki kemampuan dalam mentransformasikannya ke sektor ekonomi dan pembangunan.

Baca Juga: Anak Usia 12 Tahun Sudah Boleh Masuk Mall

Namun, bonus demografi bisa ibarat “pedang bermata dua”. Di satu sisi merupakan keuntungan jika Indonesia berhasil mengkapitalisasikannya, tetapi sebaliknya akan menjadi “bencana” jika kualitas manusia Indonesianya tidak disiapkan dengan baik. Akibatnya, meski memiliki jumlah penduduk usia produktif yang sangat tinggi, tetapi karena tidak berkualitas dan produktivitasnya sangat rendah, maka SDM Indonesia akan sulit bersaing di pasar tenaga kerja, sehingga angka pengangguran terbuka akan tinggi.

Oleh karena itu, Indonesia harus mengantisipasi kondisi tersebut, dengan membangun SDM yang berkualitas dan mampu bersaing di era revolusi sosial 5.0. Seluruh komponen bangsa harus bersinergi dan berkomitmen untuk menjadikan Indonesia Maju. Salah satu pilar penting dalam membangun SDM unggul itu adalah keluarga. Peran keluarga sangat penting dalam menyiapkan generasi masa depan bangsa agar mampu bersaing dan berkiprah untuk mewujudkan Indonesia yang sejahtera, adil, dan makmur.

Model keluarga yang harus dibangun di Indonesia telah dituangkan dalam Undang-Undang Perkawinan No. 1 Tahun 1974 dengan berbagai produk hukum turunannya. Dalam pasal 1 disebutkan bahwa perkawinan adalah “ikatan lahir batin antara seorang pria dengan seorang wanita sebagai suami istri dengan tujuan membentuk keluarga (rumah tangga) yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa.

Lebih lanjut dalam Buku Pokok-Pokok Hukum Perdata dijelaskan tentang definisi perkawinan sebagai berikut: ‘Perkawinan ialah pertalian yang sah antara seorang lelaki dan seorang perempuan untuk waktu yang lama.” (Subekti, 1985: 23). Pakar hukum Wirjono Projodikoro menyebut perkawinan sebagai hubungan hukum antara seorang pria dengan seorang wanita, untuk hidup bersama dengan kekal yang diakui negara (Sumiarni, 2004: 4).

Halaman:

Editor: Rohmat Rospari

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Akibat Suka Begadang, Begini Jadinya

Senin, 6 Desember 2021 | 12:52 WIB

Ini 5 Manfaat Kulit Kentang, Simak Selengkapnya

Jumat, 3 Desember 2021 | 10:00 WIB

Ini Manfaat Minum Teh Pahit, Simak Yuk

Kamis, 2 Desember 2021 | 11:39 WIB

Ini Amalan Muslimah Saat sedang Haid

Rabu, 1 Desember 2021 | 16:40 WIB

Singkong Thailand, Cemilan Lezat

Rabu, 1 Desember 2021 | 15:01 WIB

Sambel Terasi Mudah

Rabu, 1 Desember 2021 | 14:56 WIB

Cara Merawat Tanaman Hias Gantung

Rabu, 1 Desember 2021 | 11:21 WIB

Ini Manfaat Kulit Pisang untuk Kesehatan

Rabu, 1 Desember 2021 | 10:35 WIB

Menerapkan Pola Hidup Sehat Dimasa Pandemi

Selasa, 30 November 2021 | 13:45 WIB

Mengenal Sate Maranggi, Makanan Khas Purwakarta

Senin, 29 November 2021 | 21:01 WIB
X