• Selasa, 7 Desember 2021

Halim Buktikan Bisnis Batik Tetap Menarik

- Minggu, 26 September 2021 | 12:38 WIB
Batik Motif Banyuwangi
Batik Motif Banyuwangi

Edisi.co.id - Suatu hari Halim yang tinggal di Desa Wringin-rejo Kecamatan Gambiran, Kab. Banyuwangi ini bertemu dengan seorang pengusaha batik dari Solo. Sang pengusaha ini menyarankan Halim untuk membuka usaha pembuatan batik, yaitu khusus batik sarung pantai yang banyak digemari oleh turis manca negara. Halim sanga tertarik dengan informasi tersebut sehingga dia bersedia tinggal beberapa minggu di Bali untuk menimba perbatikan tersebut.

Setelah cukup menguasai baik teknis maupun pemasarannya, akhirnya Halim bersama adik-adiknya mulai melakukan persiapan untuk mewujudkan keinginan mereka menjadi pengusaha. Halim terpaksa menyewakan sawahnya senilai Rp 25 untuk modal awal tersebut. Hal tersebut dia lakukan karena merasa yakin bahwa usaha ini memiliki peluang yang sangat besar.

Dengan modal patungan, kakak-beradik ini mulai mempersiapkan bahan baku yang dibeli langsung dari Bali, sedangkan untuk pewarna mereka beli dari Solo. Mereka juga mempersiapkan beberapa peralatan yang cukup sederhana, seperti spon, tungku, dan waterglass untuk pewarnaan.

Baca Juga: Ibu dan Anak yang Meninggal di Gema Pesona Depok adalah Pengusaha Parfum Laundry

Proses produksi dimulai dengan pembuatan pola berdasarkan pesanan dari konsumen yang disesuaikan dengan tren pasar. Dilanjutkan proses pewarnaan dan penjemuran, kemudian di-waterglass, direbus, dicuci dan kembali dijemur. Tepian kain diserut atau dijahit sesuai keinginan.

Hasil produksi ini dipasarkan ke Bali terutama ke Pasar Sukawati, Gianyar. Untuk itu Halim bekerjasama dengan para pemilik kios di pasar tersebut. Dia juga melibatkan beberapa temannya yang merantau ke Bali

untuk ikut memasarkan.Ternyatabatikpantaibuata Halim tidak kalah dibandingkan produk sejenisyangsudak ada. Terbukti hasil produksinya cukupdiminatisehingepesanan terus meningkat. Dalam waktuyangrelatifsingkay Halim sudah mampu menjual hingga 5.000 lembar per bulan dengan harga berkisar antara Rp 29 ribu hingga Ro 35 ribu. Dari penjualan tersebut Halim mampu meraup omset sekitar Rp 150 juta, dengan keuntungan bersih mencapai Rp 35 juta per bulan. Itu baru untuk Pasar Sukawati, belum termasuk pesanan dari Kalimantan, Lombok, dan beberapa daerah lain termasuk dari luar negeri.

Baca Juga: Manfaat Mengkonsumsi Ikan Gabus

Salah satu keunggulan dari produk yang dihasilkan Halim karena seluruh motifnya hasil karya sendiri, bukan mencontek produk yang sudah ada. Keaslian motif ini merupakan daya tarik tersendiri yang mengundang banyak peminat.

Halaman:

Editor: Ilham Dharmawan

Sumber: Rahasia Sukses Pengusaha Tahan Banting

Tags

Terkini

Akibat Suka Begadang, Begini Jadinya

Senin, 6 Desember 2021 | 12:52 WIB

Ini 5 Manfaat Kulit Kentang, Simak Selengkapnya

Jumat, 3 Desember 2021 | 10:00 WIB

Ini Manfaat Minum Teh Pahit, Simak Yuk

Kamis, 2 Desember 2021 | 11:39 WIB

Ini Amalan Muslimah Saat sedang Haid

Rabu, 1 Desember 2021 | 16:40 WIB

Singkong Thailand, Cemilan Lezat

Rabu, 1 Desember 2021 | 15:01 WIB

Sambel Terasi Mudah

Rabu, 1 Desember 2021 | 14:56 WIB

Cara Merawat Tanaman Hias Gantung

Rabu, 1 Desember 2021 | 11:21 WIB

Ini Manfaat Kulit Pisang untuk Kesehatan

Rabu, 1 Desember 2021 | 10:35 WIB

Menerapkan Pola Hidup Sehat Dimasa Pandemi

Selasa, 30 November 2021 | 13:45 WIB

Mengenal Sate Maranggi, Makanan Khas Purwakarta

Senin, 29 November 2021 | 21:01 WIB
X